- Fesyen Muslim kini menjadi gaya hidup yang mendukung aktivitas Ramadan, dengan tren 2026 mengarah pada modest wear fungsional dan serbaguna.
- Data 2025 menunjukkan lonjakan permintaan pakaian Muslim, termasuk peningkatan signifikan pada baju olahraga dan outerwear bagi aktivitas aktif.
- Blibli meluncurkan "Gaya Raya" (2 Feb–11 Mar 2026), destinasi fesyen yang mengkurasi 20 merek lokal dengan penawaran eksklusif dan jaminan produk asli.
Suara.com - Ramadan tak lagi hanya identik dengan baju baru untuk Hari Raya. Dalam beberapa tahun terakhir, fesyen Muslim berkembang menjadi bagian dari gaya hidup—mengiringi aktivitas ibadah, rutinitas kerja, bukber, hingga silaturahmi Lebaran.
Tren Ramadan 2026 pun menunjukkan arah yang semakin jelas: modest wear yang fungsional, versatile, dan tetap stylish. Siluet longgar yang nyaman, set keluarga yang serasi, hingga atasan yang mudah dipadupadankan menjadi pilihan utama. Bukan hanya untuk tampil rapi saat Lebaran, tetapi juga mendukung mobilitas sepanjang bulan suci.
Ramadan Bukan Sekadar Baju Lebaran
Data tren belanja Ramadan 2025 menunjukkan perubahan pola yang menarik. Permintaan atasan Muslim wanita meningkat lebih dari dua kali lipat. Pakaian Muslim pria serta pakaian Muslim anak perempuan naik hampir 2,5 kali lipat. Sementara pakaian Muslim anak laki-laki mencatat pertumbuhan paling tinggi, hampir tiga kali lipat.
Lonjakan ini menandakan bahwa kebutuhan fesyen Ramadan kini lebih luas dari sekadar satu set baju Hari Raya. Keluarga ingin tampil kompak, rapi, dan nyaman sepanjang bulan.
Tren hijab juga tak kalah mencuri perhatian. Jika seluruh hijab yang terjual sepanjang Ramadan 2025 disambungkan, total panjangnya mencapai 18,16 kilometer—setara mengelilingi Stadion Gelora Bung Karno sebanyak 45 kali. Angka ini menunjukkan betapa besar minat perempuan Indonesia terhadap modest styling yang tetap ekspresif.
Menariknya lagi, Ramadan juga diwarnai peningkatan penjualan baju olahraga Muslim hingga hampir empat kali lipat, serta outerwear yang naik hampir tiga kali lipat. Artinya, masyarakat ingin tetap aktif, sehat, dan stylish—mulai dari sahur, bekerja, ngabuburit, hingga tarawih.
Modest Wear yang Relevan dengan Momen
Melihat dinamika tersebut, brand modest fesyen lokal semakin fokus menghadirkan koleksi yang relevan dengan kebutuhan Ramadan. Tunik ringan, dress flowy, blouse dengan detail elegan, baju koko modern, hingga family set menjadi highlight tahun ini.
Baca Juga: Pilihan Skutik Bergaya Klasik yang Bikin Penggunanya Tetap Stylish di Atas Motor
Tak hanya soal desain, konsumen kini juga mempertimbangkan pengalaman belanja: keaslian produk, kemudahan retur, hingga ketepatan pengiriman menjelang Hari Raya.
“Ramadan adalah momen yang sangat penting bagi brand modest fesyen seperti kami. Blibli memahami karakter momen ini dan menghadirkan Gaya Raya sebagai platform yang siap secara ekosistem mulai dari kurasi, infrastruktur gudang, hingga pengiriman yang konsisten dan tepercaya,” ujar Jihan Malik, CEO Heaven Lights.
Menurutnya, jaminan produk original dan kemudahan seperti retur tanpa alasan menjadi faktor penting dalam menghadirkan koleksi eksklusif. “Ini bukan hanya soal penjualan, tetapi juga memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman yang sejalan dengan nilai brand kami.”
Kepercayaan brand lokal terhadap platform yang tepat juga tercermin dari kolaborasi sebelumnya, seperti koleksi Javina x Syifa Hadju – Jawharaa Series yang terjual lebih dari 5.000 pieces dalam satu jam pada Ramadan tahun lalu.
Kurasi Brand Lokal dalam Satu Destinasi
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Blibli menghadirkan Gaya Raya, curated destination fesyen yang menampilkan koleksi modest wear dari 20 brand lokal ternama, dengan 15 brand menghadirkan koleksi eksklusif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor
-
Dokumen dan Foto Keluarga Disita, Kejagung Respons Permohonan Pengembalian Barang Febrie Adriansyah
-
The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati
-
Bikin Resah dan Bahayakan Pengendara, Truk Sampah 'Roboh' di Bogor Akhirnya Ditarik dari Jalan
-
Waduk Manggar Kian Surut, 3 Bulan Lagi Balikpapan Terancam Kekurangan Air
-
Ketika Energi Hijau Mengusik Ruang Hidup Warga
-
Gejolak Aceh dan Papua, Gatot Nurmantyo Soroti Akar Masalah
-
5 Cara Memilih Ukuran Sandal Bahan Polimer yang Tepat, Pasti Nyaman di Kaki
-
Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren
-
Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih