Suara.com - Salat Tarawih menjadi salah satu ibadah yang selalu dinantikan kehadirannya setiap bulan Ramadan. Suasananya khas, penuh kekhusyukan, dan biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid setelah Salat Isya.
Tradisi ini sudah berlangsung sejak zaman Rasulullah SAW dan terus dijaga oleh umat Islam hingga sekarang. Selain bernilai pahala besar, Salat Tarawih juga menjadi momentum mempererat kebersamaan, baik bersama keluarga maupun masyarakat sekitar.
Tidak heran jika setiap Ramadan, masjid-masjid kembali ramai oleh jamaah yang ingin menghidupkan malam dengan ibadah.
Di tengah semangat tersebut, sering muncul pembahasan tentang jumlah rakaat Tarawih. Sebagian masjid melaksanakan 8 rakaat ditambah 3 rakaat witir, sementara sebagian lainnya melaksanakan 20 rakaat ditambah 3 rakaat witir.
Perbedaan ini bukanlah hal yang perlu diperdebatkan, karena keduanya memiliki dasar dan dalil masing-masing dalam khazanah fikih Islam. Yang terpenting adalah kekhusyukan dan konsistensi dalam menjalankannya selama bulan Ramadan.
Rakaat Tarawih Itu Berapa?
Secara umum, terdapat dua pendapat utama mengenai jumlah rakaat Salat Tarawih:
1. 8 Rakaat + 3 Rakaat Witir
Pendapat ini merujuk pada hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA bahwa Rasulullah SAW tidak pernah menambah Salat malam, baik di Ramadan maupun di luar Ramadan, lebih dari sebelas rakaat. Sebelas rakaat tersebut biasanya dipahami sebagai 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat witir.
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
Banyak masjid yang memilih jumlah ini karena durasinya lebih singkat dan dianggap mendekati praktik yang dilakukan Rasulullah SAW.
2. Dua Puluh Rakaat + Tiga Rakaat Witir
Pendapat ini merujuk pada praktik yang dilakukan pada masa Khalifah Umar bin Khattab RA. Saat itu, beliau mengumpulkan kaum Muslimin untuk melaksanakan Tarawih berjamaah sebanyak 20 rakaat. Praktik ini kemudian diikuti oleh mayoritas umat Islam, terutama dalam mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanafi.
Di Indonesia, jumlah 20 rakaat cukup umum ditemukan, khususnya di masjid-masjid besar dan pesantren.
Tidak ada jumlah yang mutlak wajib selain ketentuan bahwa Tarawih termasuk Salat sunnah malam. Baik 8 rakaat maupun 20 rakaat sama-sama sah dan memiliki landasan. Yang lebih utama adalah menjaga kekhusyukan, tidak tergesa-gesa, dan tetap istiqamah hingga akhir Ramadan.
Tata Cara Salat Tarawih
Berita Terkait
-
Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
-
7 Ide Takjil Buka Puasa yang Tidak Cepat Basi: Praktis dan Tetap Lezat
-
Ramadan 2026: Mencari Makna Kesederhanaan Saat Tekanan Ekonomi Menghimpit
-
Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Berbeda, Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Sikapi dengan Dewasa
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi