Suara.com - Bulan Ramadhan akan segera tiba, dan penyegaran terkait berbagai aturan puasa mungkin diperlukan sebagian orang. Selain hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan dan minum, penggunaan obat juga menjadi banyak pertanyaan. Salah satunya adalah apakah boleh puasa pakai obat tetes mata, dan apakah hal ini membatalkan ibadah puasa yang dijalankan.
Pertanyaan yang cukup masuk akal ini sebenarnya bisa ditemukan jawabannya dari berbagai macam sumber. Secara praktis, obat tetes mata ‘memasukkan’ cairan tetes mata ke bagian mata untuk mengatasi iritasi ringan yang dialami.
Lalu bagaimana penjelasan hukumnya, serta dasar hadits atau ayat yang bisa menjadi acuan?
Obat Tetes Mata, Membatalkan Puasa atau Tidak?
Menggunakan obat tetes mata saat puasa Ramadhan hukumnya boleh dan tidak membatalkan puasa. Hal ini tetap berlaku meski ketika meneteskannya ke mata, ada rasa pahit yang muncul di tenggorokan berkat kandungan yang dimiliki.
Salah satu acuan yang bisa dicermati adalah penjelasan Syekh Muhammad bin Ahmad al-Ramli, dalam karyanya yang berjudul Ghayatul Baya. Disebutkan bahwa:
وَلَا يَضُرُّ الْاِكْتِحَالُ وَإِنْ وُجِدَ طُعْمُ الْكُحْلِ بِحَلْقِهِ لِأَنَّهُ لَا مَنْفَذَ مِنَ الْعَيْنِ إِلَى الْحَلْقِ وَإِنَّمَا الْوَاصِلُ إِلَيْهِ مِنَ الْمَسَامِ
Yang artinya: Dan tidak bermasalah memakai celak mata, meski ditemukan rasanya celak di tenggorokan, sebab tidak ada akses penghubung dari mata ke tenggorokan. Yang sampai di tenggorokan adalah dari pori-pori.
Penjelasan ini ada pada halaman 156 dalam karya tersebut. Alasan mengapa penggunaan obat tetes mata tidak membatalkan puasa adalah karena tidak adanya saluran penghubung antara mata dan tenggorokan.
Baca Juga: Update Tarif Listrik Selama Ramadan dan Lebaran 2026
Apa yang dirasakan di tenggorokan berasal dari pori-pori, serupa dengan air yang masuk melalui pori-pori kulit ketika kita mandi. Meski pada karya tersebut dituliskan ‘celak’ dan bukan tetes mata, namun menurut terjemahan banyak sumber, hal ini bisa dianggap serupa.
Memang terdapat beberapa pendapat ulama lain yang menyatakan bahwa penggunaan obat tetes mata dapat membatalkan puasa. Namun secara umum, penggunaan obat tetes mata dianggap tidak membatalkan ibadah suci ini.
Rekomendasi Produk Tetes Mata yang Ampuh
Beberapa rekomendasi produk yang bisa diberikan antara lain adalah sebagai berikut.
1. Cendo Lyteers Eye Drops
Obat tetes mata ini ampuh untuk mata merah karena mengandung sodium klorida dan potasium klorida. Obat ini dapat digunakan untuk membasahi mata kering, dan mempertahankan permukaannya tetap basah.
2. Rohto Dry Fresh
Rohto juga menawarkan produk tetes mata yang ampuh untuk mengatasi iritasi. Teteskan di kedua mata, namun pastikan alat tetes tidak menyentuh mata. Tutup botol setelah digunakan dengan rapat hingga bunyi klik. Penggunaannya hanya perlu 1 hingga 2 tetes saja di setiap mata, sebanyak 3 kali sehari.
3. Insto Reguler Eye Drops
Insto Reguler Eye Drops jadi rekomendasi produk berikutnya. Terdapat kandungan zat aktif benzalkonium klorida dan tetrahidrozolin HCL, yang dapat membantu mengatasi mata merah dan mengurangi rasa perih karena iritasi ringan.
4. Lanosan Plus Eye Drops
Produk ini menjadi tetes mata yang ampuh mengurangi tekanan di dalam bola mata, yang biasanya dipicu karena glaukoma dan hipertensi okular. Meski demikian produk ini juga dapat digunakan sesuai dengan arahan dokter.
5. Latipress Eye Drops
Produk berikutnya cocok untuk mengurangi tekanan intraokular pada pengidap glaukoma sudut terbuka dan hipertensi okular. Obat ini mengandung latanoprost dan benzalkonium yang bekerja menurunkan tekanan tersebut.
Itu tadi jawaban apakah boleh puasa pakai obat tetes mata dan beberapa rekomendasi produknya. Semoga bermanfaat, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Niat Keramas Sebelum Puasa Ramadan 2026 Bahasa Arab dan Latin
-
13 Ide Jualan Bulan Puasa Kekinian, dari Takjil hingga Kue Kering
-
Jadwal Awal Puasa Ramadan 2026 di Berbagai Negara, Indonesia Beda dengan Arab Saudi
-
Update Tarif Listrik Selama Ramadan dan Lebaran 2026
-
Makan Apa saat Sahur agar Tidak Cepat Lapar? Ini Kunci agar Puasa Kuat Seharian
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
7 Fakta Hotel Borobudur yang Menjadi Lokasi Sidang Isbat, Berapa Biayanya?
-
Niat Keramas Sebelum Puasa Ramadan 2026 Bahasa Arab dan Latin
-
Ramalan Keuangan Shio di Tahun Kuda Api 2026, Ada 4 Shio Paling Moncer
-
4 Rekomendasi Physical Sunscreen yang Mudah Dibilas, Mulai Rp70 Ribuan
-
13 Ide Jualan Bulan Puasa Kekinian, dari Takjil hingga Kue Kering
-
Apa Perbedaan Financial Freedom vs Financial Independence? Simak Penjelasannya
-
Bukan Sekadar Tren: Kenapa Skincare 'Clinically Created' Jadi Kunci Menang di Tengah Kompetisi Ketat
-
Jadwal Awal Puasa Ramadan 2026 di Berbagai Negara, Indonesia Beda dengan Arab Saudi
-
5 Olahraga yang Cocok saat Puasa, Tetap Bugar Anti Dehidrasi
-
Makan Apa saat Sahur agar Tidak Cepat Lapar? Ini Kunci agar Puasa Kuat Seharian