- Kafein teh rendah, aman jika tak berlebihan.
- Gula memicu lonjakan gula darah penyebab dehidrasi.
- Pilih teh tawar, hindari teh manis saat sahur.
Suara.com - Sahur adalah waktu krusial di bulan Ramadan. Makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh saat sahur akan menjadi "bahan bakar" andalan untuk beraktivitas seharian penuh. Oleh karena itu, pemilihan menu sahur sangatlah penting.
Di Indonesia, minum teh hangat saat sahur seolah sudah menjadi tradisi turun-temurun. Namun, belakangan sering muncul anjuran untuk menghindari teh karena konon bisa bikin tubuh cepat haus saat puasa.
Lantas, benarkah minum teh saat sahur bikin cepat haus seperti yang diyakini banyak orang? Ternyata jawabannya tidak sesederhana itu. Ada fakta medis menarik di baliknya. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!
Fakta Kafein dalam Teh, Benarkah Bikin Dehidrasi?
Banyak orang menyalahkan teh karena kandungan kafein di dalamnya. Memang benar, kafein memiliki sifat diuretik, yaitu zat yang memicu ginjal untuk memproduksi lebih banyak urine, sehingga frekuensi buang air kecil meningkat. Sering buang air kecil inilah yang memicu hilangnya cairan dan natrium dalam tubuh, berujung pada rasa haus berlebih.
Namun, tunggu dulu! Jangan langsung memusuhi teh. Mengapa? Karena kandungan kafein dalam secangkir teh sebenarnya tergolong sangat rendah.
Rata-rata secangkir teh (sekitar 240 ml) hanya mengandung 14 hingga 60 miligram kafein. Sementara itu, efek diuretik yang signifikan hingga membuat dehidrasi baru akan terjadi jika kamu mengonsumsi sekitar 500 miligram kafein sekaligus.
Artinya, kamu baru akan merasakan efek haus parah jika meminum 6 hingga 13 cangkir teh saat sahur! Jadi, kalau kamu hanya minum segelas teh dengan porsi wajar saat sahur, efek dehidrasinya bisa dikatakan hampir tidak ada.
Ternyata, Ini "Biang Kerok" Utamanya: Teh Manis
Baca Juga: Ngopi saat Sahur, Efektifkah untuk Menjaga Energi Selama Puasa?
Jika teh dalam batas wajar tidak bikin haus, lalu dari mana datangnya rasa haus tersebut? Jawabannya ada pada kebiasaan orang Indonesia: menambahkan banyak gula.
Faktor utama yang membuatmu cepat haus usai minum teh saat sahur bukanlah tehnya, melainkan rasa manisnya. Caroline Apovian, MD., seorang profesor di Departemen Endokrinologi, Diabetes, dan Nutrisi di Boston University School of Medicine, menjelaskan bagaimana gula bekerja memicu rasa haus.
Ketika kamu mengonsumsi teh manis, tubuh akan mengalami lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba. Partikel gula yang masuk ke dalam aliran darah akan merusak keseimbangan cairan di dalam tubuh. Untuk menyeimbangkannya kembali, sel-sel tubuh terpaksa melepaskan kandungan air mereka ke dalam aliran darah.
Akibatnya, sel-sel tubuh mengalami "kekeringan" dan langsung mengirimkan sinyal darurat ke otak bahwa mereka membutuhkan air. Inilah yang membuat otak memerintahkan tubuh untuk merasa sangat haus.
Hebatnya, proses penyerapan glukosa oleh usus ke dalam darah ini terjadi dengan sangat cepat. Kamu bahkan bisa mulai merasa haus hanya dalam waktu 5 hingga 10 menit setelah menenggak segelas teh manis!
Boleh Tidak Minum Teh Saat Sahur?
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik