Suara.com - Dalam menjalankan ibadah puasa, serangkaian ketentuan telah ditetapkan untuk diikuti. Namun demikian ada hal-hal yang masih menimbulkan pertanyaan di masyarakat, seperti misalnya bolehkah berenang saat puasa?
Diskusi ini sebenarnya selalu terjadi setiap bulan Ramadan tiba. Berenang pada dasarnya merupakan kegiatan yang menyehatkan untuk tubuh, dan dapat membantu proses pemulihan pada tubuh.
Namun demikian karena secara praktis berada di air, tidak sedikit yang meyakini bahwa kegiatan berenang rawan membatalkan puasa, sehingga sebaiknya tidak dilakukan.
Lalu sebenarnya bolehkah berenang saat puasa?
Hukum Berenang saat Menjalankan Ibadah Puasa
Pada salah satu video yang diunggah di akun YouTube Kata Ustadz, disampaikan bahwa berenang sebenarnya merupakan hal yang hukumnya mubah atau boleh.
Namun demikian karena berenang dilakukan di dalam air, dan berisiko memasukkan air ke dalam rongga tubuh, hukumnya menjadi makruh. Hal ini berangkat dari risiko yang ada, yang dapat membatalkan ibadah puasa.
Ketika kegiatan berenang tetap dilakukan, dan air yang ada tertelan, dinyatakan bahwa akan membatalkan puasa meski tidak sengaja.
"Berenang dalam Ushl Fiqh, segala sesuatu hukumnya mubah-mubah saja. Berenang mubah. Tapi kalau sudah masuk ranah berendam, itu berkaitan dengan air," jelas Ustaz Yusya Hakam.
"(Menurut) Mazhab Syafi'i, ada 10 hal yang membatalkan puasa. Salah satunya, masuknya sesuatu ke dalam rongga. Berenang yang tadinya mubah, tapi karena berisiko membatalkan jadinya makruh," imbuhnya.
Baca Juga: Puasa Setengah Hari Apakah Sah? Ini Penjelasan Berdasarkan Al-Quran dan Hadis
Mengapa demikian? Sebab telah diingatkan dalam sebuah hadis bahwa berenang menjadi makruh karena penyebab yang dijelaskan di bagian awal tadi.
Lebih Lanjut tentang Hukum Makruh Berenang
Lebih lanjut, beberapa ulama juga menyatakan bahwa berenang dapat berstatus makruh, terutama jika terjadi tiga poin berikut:
- Terdapat kekhawatiran air masuk ke tubuh.
- Aktivitas dilakukan terlalu intens hingga menyebabkan tubuh lemas.
- Berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah puasa yang dilakukan.
Maka dari itu, masyarakat secara luas dianjurkan menyesuaikan kondisi dan kemampuan diri sebelum mengambil keputusan untuk melakukan kegiatan berenang ketika menjalankan ibadah puasa.
Tips Aman saat Berenang ketika Beribadah Puasa
Hal paling direkomendasikan sebenarnya adalah berenang setelah ibadah puasa diselesaikan di hari tersebut, yakni setelah waktu berbuka.
Namun demikian jika memang ingin dilakukan saat puasa dilakukan, beberapa tips ini bisa jadi hal yang berguna.
- Pertama, pilih waktu yang lebih aman, seperti misalnya menjelang berbuka puasa. Jadi ketika sesi berenang selesai, waktu berbuka sudah dekat dan Anda tidak merasakan kelelahan atau haus dan lapar terlalu lama.
- Kedua, hindari menyelam terlalu dalam atau bermain air secara berlebihan. Jalankan sesi renang sewajarnya, dan sudahi ketika kebutuhan olahraga telah terpenuhi.
- Ketiga, kontrol diri agar tidak sampai menelan air, baik sengaja maupun tidak sengaja. Mungkin akan sulit dilakukan, tapi Anda wajib mengusahakannya.
- Keempat, pastikan tubuh tetap kuat dan tidak berlebihan dalam berenang sehingga tidak sampai membatalkan ibadah puasa Anda.
Alternatif Olahraga Lain yang Bisa Dilakukan
Jika ingin melakukan olahraga di bulan puasa, ada beberapa alternatif yang bisa dilakukan. Misalnya saja jalan kaki dan yoga.
Keduanya bisa dilakukan tanpa harus berisiko membatalkan puasa, karena terbilang olahraga yang tidak terlalu intens dan cukup ringan.
Jalan kaki bisa dilakukan setelah sahur dan menjelang berbuka puasa. Tidak perlu terlalu lama, Anda hanya perlu waktu sekitar 30 menit setiap hari untuk tetap menjaga kebugaran tubuh dan merasakan kesegaran selama puasa berjalan.
Untuk yoga, Anda dapat melakukannya beberapa jam setelah berbuka puasa atau ketika pagi hari. Latihan yoga dapat menurunkan stres dan meningkatkan kesehatan mental, serta diklaim dapat meningkatkan kekuatan tubuh secara bertahap.
Itu tadi penjelasan singkat mengenai bolehkah berenang saat puasa. Semoga menjadi artikel yang berguna untuk Anda, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya semoga lancar!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Melati yang Menenangkan dan Menyegarkan
-
5 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Melindungi Kulit dari Radikal Bebas
-
Sunscreen untuk Atasi Flek Hitam Harganya Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bagus
-
30 Ide Kata-Kata Ngabuburit Lucu yang Bikin Nunggu Buka Puasa Nggak Kerasa
-
5 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar dan Menutrisi Kulit
-
Hadirkan Velvet Series, Modena Bikin Dapur Makin Estetik dan Fungsional
-
Hati-hati, 5 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dipanaskan Kembali untuk Menu Sahur
-
Tak Sekadar Detoks, Sauna Komunal Ubah Cara Orang Menikmati Wellness di Bali
-
Link Daftar Mudik Gratis Surveyor Indonesia, Ini Syarat dan Rutenya
-
Berapa Batas Maksimal Tukar Uang Baru Lewat PINTAR BI? Ini Rinciannya