Lifestyle / Komunitas
Senin, 23 Februari 2026 | 17:49 WIB
Ilustrasi bangun tidur (Pexels.com/cottonbro)
Baca 10 detik
  • Bangun pagi dikaitkan dengan kecerdasan dan produktivitas lebih tinggi.
  • Morning person juga cenderung lebih bahagia dan sehat.
  • Penelitian menunjukkan ada lima sifat langka yang mereka miliki.

Suara.com - Bangun pagi sering dikaitkan dengan kebiasaan positif dan gaya hidup yang lebih teratur. Banyak tokoh sukses dikenal sebagai early riser atau orang yang terbiasa memulai hari sejak fajar menyingsing.

Meski tidak semua orang nyaman dengan rutinitas ini, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan bangun pagi memiliki kaitan dengan karakter dan pencapaian tertentu.

Di tengah perdebatan antara morning person dan night owl, sains mencoba melihatnya dari sudut pandang berbeda. Apakah benar bangun pagi membuat seseorang lebih unggul? Atau sekadar preferensi biologis yang berbeda?

Mengutip dari laman Your Tango, ada lima kepribadian unik yang kerap dimiliki oleh orang yang terbiasa bangun pagi saat matahari baru terbit. Berikut penjelasannya.

Ilustrasi Morning Person (Pexels)

1. Lebih Cerdas

Sebuah studi dari University of Texas menemukan bahwa mahasiswa yang mengidentifikasi diri sebagai early riser meraih nilai akademik lebih tinggi dibandingkan mereka yang cenderung begadang. Dalam laporan tersebut, perbedaan nilainya bahkan bisa mencapai satu tingkat huruf penuh.

Orang yang bangun pagi juga cenderung memiliki kebiasaan menetapkan tujuan tinggi dan merencanakan masa depan dengan lebih terstruktur. Pola pikir ini berkontribusi pada pencapaian akademik maupun profesional. 

2. Lebih Bahagia

Penelitian yang sama menunjukkan bahwa kelompok yang bangun pagi melaporkan tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi dibandingkan night owl. Paparan cahaya matahari pagi diyakini berperan sebagai peningkat suasana hati alami karena membantu mengatur hormon tubuh.

Baca Juga: 5 Kepribadian Orang yang Menyukai Langit, Ini Tanda dan Karakternya

Selain itu, bangun lebih awal memberikan ruang untuk melakukan aktivitas yang disukai, seperti membaca, berolahraga ringan, atau sekadar menikmati waktu tenang sebelum hari menjadi sibuk. Rutinitas ini dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional.

3. Lebih Sehat

Bangun pagi berkaitan erat dengan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Ritme yang teratur membantu kualitas tidur menjadi lebih baik dan berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

Orang yang bangun lebih awal juga memiliki kesempatan berolahraga sebelum memulai aktivitas harian.

Aktivitas fisik di pagi hari memberikan efek positif sepanjang hari, mulai dari peningkatan energi hingga metabolisme yang lebih stabil. Meski begitu, perlu diingat bahwa sekadar bangun pagi tanpa aktivitas fisik tidak otomatis memberikan manfaat kebugaran.

4. Lebih Produktif

Penelitian dari University of Education di Heidelberg menemukan bahwa early riser cenderung merasa lebih produktif dan memiliki kontrol lebih besar atas jadwal harian. Waktu pagi sering kali minim distraksi, sehingga konsentrasi lebih mudah terjaga.

Sebagian orang juga merasa tidak perlu bergantung pada stimulan seperti kafein untuk mencapai fokus optimal di pagi hari. Rutinitas yang konsisten menjadi kunci dalam membangun produktivitas jangka panjang. Dengan memulai hari lebih awal, perencanaan dan penyelesaian tugas dapat dilakukan lebih terstruktur.

5. Lebih Percaya Diri

Riset dari James Madison University menunjukkan bahwa mereka yang bangun sebelum fajar cenderung memiliki tingkat optimisme, kepuasan diri, dan kesadaran sosial yang lebih tinggi. Karakter ini berkaitan dengan rasa percaya diri serta kemampuan menghadapi tantangan sehari-hari.

Sikap optimis dan disiplin dalam mengatur waktu sering kali membentuk persepsi diri yang lebih positif. Hal ini bukan berarti night owl tidak memiliki kualitas tersebut, namun pola bangun pagi tampaknya berkorelasi dengan sejumlah karakter kuat yang mendukung perkembangan diri.

Load More