Suara.com - Tren penukaran uang baru sudah mulai muncul di masyarakat yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Selain karena momen bulan Ramadhan, hal ini juga dipicu karena adanya layanan BI yang mengakomodir hal ini. Untuk membantu Anda, berikut lokasi penukaran uang baru kas keliling pintar BI Jogja yang bisa diakses beberapa waktu ke depan.
BI dengan bantuan semua jaringan bank milik negara yang dimiliki menyediakan layanan penukaran uang baru untuk berbagai keperluan. Hal ini juga disalurkan melalui armada mobil kas keliling Bank Indonesia.
Nantinya, prosedur penukaran akan menggunakan basis pendaftaran online, sehingga tidak muncul antrean yang berpotensi mengganggu ketertiban. Prosedur dan cara pendaftaran penukaran uang dapat Anda cermati di artikel terkait.
Periode Penukaran Uang Baru Tahap Awal
Di Jogjakarta, jadwal penukaran uang baru diselenggarakan selama kurang lebih empat hari. Dimulai pada hari Senin lalu, 23 Februari 2026, hingga Kamis mendatang, 26 Februari 2026.
Kemungkinan besar periode ini adalah periode awal penukaran, yang akan dilanjutkan dengan periode berikutnya di waktu yang akan datang. Hal ini karena animo masyarakat yang senantiasa besar untuk menukarkan uang baru menjelang hari raya Idul Fitri 2026.
Layanan penukaran uang yang disediakan ini diketahui tersebar pada 6 titik berbeda, yang dapat Anda cermati pada bagian berikutnya.
Sebaran Lokasi Penukaran Uang Baru di Jogja
Penukaran uang baru yang diselenggarakan oleh BI ini tersebar di 6 titik berbeda, dengan jadwal yang berbeda-beda pula. Selengkapnya adalah sebagai berikut.
- Senin, 23 Februari 2026, berlokasi di Masjid Kauman
- Senin, 23 Februari 2026, berlokasi di Masjid Syuhada
- Selasa, 24 Februari 2026, berlokasi di Masjid Agung Sleman
- Selasa, 24 Februari 2026, berlokasi di Masjid Agung Kulonprogo
- Rabu, 25 Februari 2026, berlokasi di Masjid Agung Bantul
- Kamis, 26 Februari 2026, berlokasi di Masjid Agung Wonosari
Masing-masing dari jadwal dan lokasi tersebut kemudian dapat dimanfaatkan untuk melakukan penukaran uang dengan nominal maksimal yang telah ditentukan. Jadi sangat dianjurkan Anda segera mendaftarkan diri, dan mempersiapkan sejumlah uang yang ingin Anda tukarkan.
Batas Maksimal Penukaran setiap Pecahan Uang
Masing-masing pecahan uang dapat ditukarkan dengan batas tertentu, sesuai dengan ketentuan yang telah dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Layanan SERAMBI atau Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri, menyediakan batas hingga Rp5,300,000 pada setiap paket.
Baca Juga: Cara Cek dan Daftar Antrean Penukaran Uang PINTAR BI
Rinciannya adalah sebagai berikut:
- Pecahan Rp50,000 maksimal sebanyak 50 lembar
- Pecahan Rp20,000 maksimal sebanyak 50 lembar
- Pecahan Rp10,000 maksimal sebanyak 100 lembar
- Pecahan Rp5,000 maksimal sebanyak 100 lembar
- Pecahan Rp2,000 maksimal sebanyak 100 lembar
- Pecahan Rp1,000 maksimal sebanyak 100 lembar
Dengan demikian diharapkan setiap orang yang ingin menukarkan uang memahami hal ini, dan memanfaatkan batas maksimal yang diberikan untuk masing-masing orang yang telah terdaftar.
Alternatif Penukaran Uang Baru
Karena batasan yang tersedia pada kuota dan jumlah maksimal per orang dalam penukaran uang, terdapat alternatif lain yang bisa digunakan untuk mendapatkan uang baru. Meski demikian, alternatif ini biasanya memerlukan sejumlah biaya untuk mendapatkan uang yang masih ‘segar’.
Seperti Anda ketahui, selalu muncul orang-orang yang menawarkan layanan penukaran uang baru sepanjang jalan di berbagai daerah. Namun demikian penukaran ini dikenai sejumlah biaya jasa yang mereka sediakan, sehingga kemungkinan Anda memerlukan jumlah uang yang lebih besar untuk penukaran.
Biaya jasa yang dipatok berbeda-beda, tergantung dengan tarif yang dikenakan. Tentu, hal ini bisa jadi alternatif, namun tetap disarankan memanfaatkan layanan yang telah disediakan oleh BI secara resmi karena gratis dan lebih mudah diakses.
Itu tadi bocoran lokasi penukaran uang baru kas keliling pintar BI Jogja yang bisa dibagikan di artikel ini, semoga bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Terkini
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Cek Keputusan Resminya di Sini
-
Beda Pendidikan Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro, Pasangan Alumni LPDP Terancam Blacklist
-
Apa Sanksi bagi Penerima Beasiswa LPDP yang Tidak Pulang ke Indonesia?
-
Micellar Water Boleh Dipakai 3 Kali Sehari? Ini 7 Rekomendasi Aman Mulai Rp20 Ribuan
-
Gagal War Tukar Uang Baru di PINTAR BI? Ini Tips dan Panduan Lengkapnya
-
Viral di Jepang, Kini Tendon Premium Legendaris Ini Bisa Dinikmati di Indonesia
-
Bosan Mudik Saja? Intip 3 Destinasi Wisata Alam Paling Hits untuk Libur Lebaran 2026
-
7 Beasiswa Fully Funded yang Tidak Wajib Pulang ke Indonesia, Alternatif LPDP
-
Dwi Sasetyaningtyas Lulusan Apa? Viral Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI
-
Cara Dapat Beasiswa LPDP seperti Dwi Sasetyaningtyas, Lengkap dengan Syarat dan Trik Jitu Biar Lolos