Suara.com - Menahan haus saat puasa memang sering menjadi tantangan, apalagi jika kebutuhan cairan tubuh tidak tercukupi atau pilihan makanan sebelum puasa kurang tepat.
Selain faktor cuaca dan tingkat aktivitas, pola makan dan minum saat sahur dan berbuka juga sangat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh.
Penting untuk mengetahui cara agar tidak haus saat puasa agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik sepanjang hari.
Menerapkan berbagai cara agar tidak haus saat puasa secara konsisten dapat membantu tubuh tetap segar dan fokus menjalani aktivitas harian.
Mulai dari mencukupi cairan, memilih makanan yang tepat, hingga mengatur aktivitas, semuanya berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh selama berpuasa.
Menjaga tubuh tetap segar dan tidak mudah haus selama puasa dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut yang bisa kamu terapkan saat berbuka maupun sahur.
1. Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Memenuhi kebutuhan cairan merupakan langkah utama dalam menerapkan cara agar tidak haus saat puasa.
Pastikan kamu mencukupi asupan air sejak waktu berbuka hingga sahur dengan membaginya secara bertahap, misalnya dengan menerapkan pola 2–4–2, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas setelah makan malam hingga sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur.
Baca Juga: 10 Ide Menu Buka Puasa Sederhana, Hemat dan Praktis untuk Keluarga di Rumah
Cara ini membantu tubuh menyerap cairan dengan lebih optimal dan menjaga keseimbangan cairan selama berpuasa.
2. Konsumsi makanan tinggi serat
Makanan tinggi serat, seperti sayuran, buah, oatmeal, dan roti gandum, dapat membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama.
Serat memperlambat proses pencernaan sehingga cairan dari makanan dilepaskan secara bertahap, membuat tubuh tidak cepat merasa haus.
Selain itu, mengonsumsi buah dengan kandungan air tinggi, seperti semangka atau melon, juga ikut mendukung hidrasi selama puasa.
3. Hindari konsumsi makanan asin atau pedas
Makanan yang terlalu asin dapat meningkatkan rasa haus karena kadar garam yang tinggi mengganggu keseimbangan cairan tubuh.
Sementara itu, makanan yang sangat pedas bisa memicu keringat berlebih dan membuat lambung terasa tidak nyaman, sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Memilih makanan dengan bumbu lebih ringan saat sahur dapat membantu menjaga kenyamanan tubuh dan mencegah rasa haus berlebihan selama berpuasa.
4. Hindari konsumsi kafein
Mengurangi minuman berkafein, seperti kopi atau teh pekat, menjadi salah satu cara agar tidak haus saat puasa.
Kafein bersifat diuretik ringan, yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga cairan tubuh cepat berkurang.
Bagi yang terbiasa mengonsumsi kafein, sebaiknya batasi jumlahnya dan pastikan tetap mengimbangi dengan cukup air putih pada malam hari untuk menjaga hidrasi tubuh.
5. Konsumsi makanan yang mengandung elektrolit alami
Selain air putih, tubuh juga memerlukan elektrolit, seperti kalium dan natrium, dalam jumlah seimbang untuk menjaga kestabilan cairan.
Asupan ini bisa diperoleh dari buah-buahan, seperti pisang dan jeruk, serta dari sayuran berkuah saat sahur atau berbuka.
Elektrolit berperan membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama sehingga rasa haus tidak cepat muncul selama puasa.
6. Cukupi waktu istirahat
Salah satu cara agar tidak haus saat puasa adalah dengan mencukupi waktu istirahat. Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan haus.
Dengan tidur yang cukup, metabolisme tubuh bekerja lebih optimal, daya tahan selama puasa meningkat, dan rasa lelah yang seringkali disalahartikan sebagai haus dapat berkurang
7. Kurangi Aktivitas yang Mengeluarkan Banyak Keringat
Beberapa aktivitas biasanya tetap dilakukan saat berpuasa. Akan tetapi, sebisa mungkin hindari melakukan aktivitas berat, apalagi di bawah sinar matahari. Hal tersebut adalah salah satu cara agar tidak cepat haus saat puasa.
Jika ingin olahraga, sebaiknya lakukan menjelang buka puasa. Ini bertujuan agar rasa haus dan lelah bisa segera terbayarkan saat bedug magrib tiba.
8. Lebih Sering Mandi atau Membasahi Diri
Agar tidak cepat haus saat puasa, coba mandi lebih sering atau berendam air dingin. Air dingin dapat membantu menurunkan suhu tubuh, terutama saat cuaca panas.
Kami juga bisa membasahi diri dengan mencuci wajah, menggunakan face mist, atau mengompres wajah dengan air es.
9. Pakai Baju Berbahan Tipis dan Berwarna Cerah
Pilihlah pakaian yang berbahan tipis dan mudah menyerap keringat ketika berpuasa. Pastikan juga pakaian yang dipilih memiliki warna cerah.
Pasalnya, pakaian berwarna gelap lebih mudah “menyerap” panas matahari, sehingga rentan membuat kamu kegerahan dan akhirnya mudah haus.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bedak Dingin Fungsinya untuk Apa? Ini 3 Rekomendasi Produknya
-
Mengapa Rendang 120 Daun Kian Sulit Dimasak? Saat Hutan Tak Lagi Dekat dengan Desa
-
35 Ucapan Idul Adha 2026 dalam Bahasa Inggris dan Maknanya yang Mendalam
-
Tren Ngemil On The Go Meningkat, Camilan Kulit Ayam Kembali Naik Daun
-
Niat Salat Idul Adha 2026 Sebagai Imam dan Makmum, Lengkap Tata Caranya
-
Profil dan Kekayaan Wamentan Sudaryono, Pria yang Sebut Jutaan Petani 'Happy' Rupiah Melemah
-
Sholat Idul Adha Jam Berapa? Catat Jadwal Lengkap di Alun-Alun Kidul Jogja 2026
-
7 Kali Takbir Idul Adha Baca Apa? Ini Bacaan Takbirnya
-
Info Jadwal Sholat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Lengkap dengan Aturannya dan Alur Masuknya
-
Gelas Reusable Tak Selalu Lebih Ramah Lingkungan, Ini Temuan Peneliti