- Irawati Puteri viral setelah dibiayai LPDP kuliah S2 Stanford, kini dicari netizen karena diduga belum berkontribusi.
- Sebelumnya, ia viral Februari 2023 menceritakan kisah suksesnya dari SPG nugget menuju Stanford University.
- Ira adalah alumni berprestasi yang berhasil masuk Hukum UI dan kini menargetkan kebijakan pendidikan bagi masyarakat marjinal.
Suara.com - Setelah Dwi Sasetyaningtyas, kini nama Irawati Puteri ikut viral. Alumni LPDP ini diburu netizen karena diduga belum memberikan kontribusinya untuk negara setelah dibiayai kuliah S2 di Stanford University.
Sebelumnya, nama Irawati Puteri sempat viral pada tahun 2023. Kala itu, ia membagikan kisah inspiratifnya sebagai mantan SPG nugget yang berhasil diterima beasiswa S2 di Stanford University.
Cuitannya dibagikan pada 25 Februari 2023. Kala itu, Irawati Puteri membagikan 2 potret. Satu potret tangkapan layar dokumen diterima Stanford University, dan satu potret dirinya memakai seragam SPG chicken nugget.
"Saya keterima di Stanford! Mantan SPG chicken nuggget PRJ bisa keterima di Stanford!" cuit Irawati Puteri seperti dikutip dari Suara.com.
"Aku dari orang susah banget, aku ngajar supaya bisa biayain keluargaku dan kuliah. Waktu diterima di Hukum UI (Universitas Indonesia), aku tetep lanjut ngajar. Ngajar adalah bagian besar dari hidup aku, hence aku pilih lanjut karir dan master di bidang pendidikan," sambungnya.
Sontak, cuitannya itu langsung menerima 69 ribu tanda suka dan di-retweet 9 ribu kali. Kisahnya juga mendapatkan ribuan komentar dari warganet yang mengucapkan selamat dan terkagum-kagum.
Profil Irawati Puteri
Irawati Puteri bisa dikatakan sebagai anak berprestasi sejak belia. Terbukti, ia kerap mendapatkan beasiswa sejak duduk di bangku sekolah dasar.
Ira memutuskan menjadi guru les untuk mendapatkan uang tambahan. Keputusan ini diambil setelah ia melihat adiknya putus sekolah akibat keterbatasan biaya.
Pada saat duduk di bangku SMA, Ira mendapatkan potongan biaya sekolah yang sangat besar berkat prestasinya. Ia rajin mengikuti beragam perlombaan akademik.
Baca Juga: Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
Mulanya, Ira mengikuti lomba untuk mendapatkan uang. Namun takdir berkata lain. Ternyata perlombaan tersebut justru berhasil mengantarkan Ira untuk meraih kesuksesannya.
Tidak hanya mengikuti perlomban, Ira juga memiliki pekerjaan sampingan. Ia bekerja sebagai SPG produk chicken nugget.
Melalui akun X miliknya, Ira sempat menceritakan alasan memilih pekerjaan SPG karena tidak ada minimal tinggi badan.
Di sisi lain, belum ada banyak pilihan opsi pekerjaan sampingan di luar mengajar les pada saat itu. Uang hasil kerja kerasnya pun digunakan untuk membayar kontrakan.
Ira pun memanfaatkan waktu luangnya selama menjadi SPG sambil mempersiapkan diri untuk masuk ke perguruan tinggi.
Singkat cerita, Ira berhasil lolos seleksi di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dengan jalur SBMPTN dan Fakultas Hukum Universitas Indonesia melalui jalur SIMAK UI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda