Suara.com - Penggunaan sepeda listrik di masyarakat luas sudah menjadi bagian dari kehidupan. Bahkan tak sedikit yang sudah bergantung pada ‘kendaraan’ ringkas modern ini untuk menjalankan aktivitasnya. Pertanyaan muncul terkait dengan membersihkannya, apakah sepeda listrik boleh dicuci? Bagaimana cara aman agar tidak sampai tersengat listriknya?
Sebenarnya kekhawatiran ini terbilang masuk akal, karena sepeda listrik diasumsikan tidak aman ketika terkena air atau cairan pembersih. Namun demikian, model sepeda ini memiliki perlindungan yang diperlukan hingga derajat tertentu, sehingga tetap aman saat terkena hujan, terkan air, atau dicuci.
Meski demikian proses mencuci atau membersihkannya juga harus tetap diperhatikan, sehingga tidak sampai terjadi hal yang tidak diinginkan.
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci?
Sepeda listrik memiliki daya tahan pada air hingga pada skala tertentu. Jadi akan relatif aman ketika dicuci atau terkena hujan. Namun demikian, proses mencucinya tidak boleh asal-asalan.
Salah satu hal paling umum yang wajib dicermati adalah tidak menggunakan semprotan air bertekanan tinggi. Air yang terlalu kuat dapat memicu risiko korsleting, karena dapat membuat lapisan pelindung di area sensitif mengalami kebocoran.
Anda dapat menggunakan gayung atau selang kecil untuk mengalirkan air, kemudian melepaskan baterai untuk mengurangi risiko korsleting, dan mematikan daya. Lebih lengkap, caranya dapat Anda cermati di bawah ini.
Cara Aman Supaya Sepeda Listrik Tidak ‘Nyetrum’ saat Dicuci
Selanjutnya cara aman supaya sepeda listrik tidak sampai ‘nyetrum’ saat dicuci adalah sebagai berikut.
Baca Juga: Apakah Sepeda Listrik Bisa Nyetrum Jika Kena Hujan? Ini Rekomendasi Selis yang Aman
- Pertama, matikan daya dan lepaskan baterai jika memungkinkan. Sepeda listrik harus dalam keadaan off. Jika kondisi baterai tertanam, maka pastikan tutup rapat port pengisian daya yang dimiliki.
- Kedua, gunakan air bertekanan rendah seperti selang atau gayung. Dengan demikian risiko korsleting atau air masuk ke bagian sensitif bisa dikurangi.
- Ketiga, hindari menyemprotkan air secara langsung ke area kelistrikan, seperti bagian bawah jok, layar LCD, stang, atau area kontrol yang ada pada sepeda listrik Anda. Hal ini juga dalam rangka mengurangi risiko korsleting saat sepeda dicuci.
- Keempat, cuci dengan lap basah jika masih merasa takut. Anda dapat menggunakan spons dan air sabun untuk bagian body sepeda listrik, roda, dan stang. Di area-area sensitif, gunakan lap basah untuk mengusap bagian tersebut.
- Kelima, keringkan dengan maksimal. Setelah selesai dicuci, pastikan lakukan pengeringan pada seluruh bagian sepeda menggunakan lap pengering, seperti kanebo atau kain microfiber yang bersih. Cermati sekali lagi, dan jangan biarkan air sampai menggenang.
- Keenam, cek kembali port charger yang ada pada sepeda listrik dan pastikan area ini benar-benar kering sebelum kembali memasang baterai atau mengisi daya sepeda.
Selama prosesnya dilakukan dengan cermat, maka sepeda listrik akan relatif aman dan bisa kembali terlihat bersih setiap saat.
Tips Tambahan untuk Membersihkan Sepeda Listrik
Agar tetap tampak segar dan selalu bersih, ada beberapa tips tambahan yang bisa Anda terapkan.
Anda sebaiknya membersihkan sepeda listrik setidaknya seminggu sekali, terutama setelah digunakan di area yang basah atau berdebu. Hal ini dapat mengurangi risiko menumpuknya debu, cairan, atau kotoran, yang dapat merusak komponen sepeda listrik jika dibiarkan terlalu lama.
Kemudian, hindari penggunaan bahan kimia keras yang dapat merusak cat dan material premium yang ada pada sepeda listrik. Simpan di area kering dengan sirkulasi udara yang baik, dan jika perlu gunakan cover penahan air untuk melindungi sepeda listrik dari debu atau kelembapan.
Itu tadi penjelasan singkat tentang apakah sepeda listrik boleh dicuci atau tidak, lengkap dengan cara aman supaya tidak sampai ‘nyetrum’. Semoga bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa
-
5 Rekomendasi Parfum Wanita Aroma Elegan untuk Buka Bersama
-
Profil Irawati Puteri, Alumni LPDP Eks SPG Nugget yang 'Diburu' Netizen