Serum pencerah sering menjadi andalan untuk membuat kulit tampak lebih glowing. Kandungan vitamin C, terutama dalam bentuk ascorbic acid, banyak digunakan untuk membantu menyamarkan noda hitam dan melawan radikal bebas.
Walaupun terkenal bermanfaat, beberapa formulasi vitamin C memiliki tingkat keasaman cukup tinggi. Pada kulit yang baru saja menjalani peeling, sensasi perih dan kemerahan bisa lebih mudah muncul. Anda sebaiknya menunggu beberapa hari hingga kondisi kulit membaik sebelum kembali mengaplikasikannya.
5. Physical Scrub
Tekstur butiran halus dalam scrub memang terasa efektif untuk mengangkat sel kulit mati. Produk ini biasanya hadir dalam bentuk facial scrub atau cleansing scrub dengan partikel gula, garam, atau microbeads.
Namun, setelah peeling, lapisan kulit terluar masih dalam tahap pemulihan. Gesekan dari scrub fisik dapat memicu luka mikro dan memperparah iritasi. Karena itu, physical scrub jelas termasuk skincare yang tidak boleh dipakai setelah peeling.
6. Toner dengan Kandungan Alkohol Tinggi
Beberapa toner memberikan sensasi segar karena mengandung alkohol dalam kadar cukup tinggi. Kandungan ini sering digunakan untuk membantu mengontrol minyak dan memberikan efek kesat pada kulit.
Masalahnya, alkohol juga dapat mengurangi kelembapan alami kulit. Setelah peeling, kulit memerlukan hidrasi ekstra untuk memperbaiki lapisan pelindungnya. Menggunakan toner beralkohol tinggi justru dapat memperlambat proses pemulihan dan membuat kulit semakin kering.
7. Skincare dengan Bahan Aktif Kuat
Baca Juga: Viral Host Quezelyhere Mundur, Ini Sanksi Hukum Artis yang Pura-Pura Spill Skincare padahal Endorse
Selain produk tertentu yang sudah disebutkan, Anda juga perlu mewaspadai rangkaian perawatan dengan konsentrasi bahan aktif tinggi. Misalnya peeling solution rumahan, serum dengan kombinasi asam kuat, atau produk dengan kadar retinoid dan eksfoliator yang tinggi.
Pada fase pasca peeling, fokus utama sebaiknya adalah menenangkan dan melembapkan kulit. Mengaplikasikan bahan aktif kuat dapat mengganggu regenerasi alami dan meningkatkan risiko iritasi.
Pilihlah produk dengan kandungan ceramide, panthenol, atau hyaluronic acid untuk membantu memperbaiki skin barrier sebelum kembali menggunakan bahan aktif intensif.
Dengan memahami skincare yang tidak boleh dipakai setelah peeling, Anda dapat menjaga kulit tetap sehat selama masa pemulihan. Berikan waktu bagi kulit untuk beradaptasi dan pulih agar hasil peeling terlihat optimal dan tahan lama.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Warga Indonesia Meninggal Dunia di Gunung Fuji Jepang
-
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Terkoreksi ke Level Rp17.711
-
Dreams of Joy: Antara Impian Seorang Gadis vs Kelamnya Tiongkok Era Mao
-
Review The Whisper Man: Drama Kriminal Penuh Misteri dan Emosi yang Haru
-
Api Meluas di Perkebunan Makaeling, ERT Gosowong Bergerak Bantu Pemadaman
-
Ramalan Zodiak Pisces September 2026: Keuangan Jadi Fokus Utama, Karier dan Asmara Diuji??
-
Pecco Bagnaia Merasa Berada di Titik Terendah dalam Kariernya, Putus Asa?
-
AS Pakai Minyak Venezuela untuk 'Aset Cadangan', Klaim Ancaman Iran Tak Mempan
-
Kementerian ESDM Uji Data Desil Penerima untuk Cegah Masalah Pembatasan Pertalite
-
AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 91 Dolar AS per Barel