- Malam Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir Ramadan disebut lebih baik dari seribu bulan dan dianjurkan memperbanyak amalan sunah.
- Salat Lailatul Qadar dikerjakan dua rakaat dengan membaca Al-Fatihah di setiap rakaat.
- Ada anjuran membaca surat pendek tertentu tujuh kali sesuai penjelasan ulama.
Suara.com - Malam Lailatul Qadar menjadi momen yang paling dinantikan umat Muslim di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Pada malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan ini, banyak amalan sunah yang dianjurkan untuk dikerjakan, termasuk Salat Lailatul Qadar.
Dalam praktiknya, Salat Lailatul Qadar dikerjakan seperti salat sunah pada umumnya, yakni dua rakaat dengan bacaan Al-Fatihah di setiap rakaat.
Setelah itu, terdapat anjuran membaca surat pendek tertentu sebanyak tujuh kali sesuai dengan tuntunan yang banyak dijelaskan para ulama.
Lantas, surat apa saja yang dibaca tujuh kali dalam Salat Lailatul Qadar dan bagaimana tata cara lengkapnya?
Berikut penjelasan selengkapnya yang bisa menjadi panduan Anda dalam menghidupkan malam istimewa tersebut.
Surat yang Dibaca 7 Kali saat Salat Lailatul Qadar
Meski tidak termasuk ibadah wajib, amalan ini menjadi bagian dari tradisi ibadah yang banyak dilakukan umat Muslim untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.
Karena itu, penting untuk memahami tata cara dan bacaan yang tepat agar ibadah tetap sesuai syariat.
Salah satu pertanyaan yang kerap muncul terkait tata cara Salat Lailatul Qadar dalah surat apa saja yang dibaca 7 kali di ketika salat.
Baca Juga: Makna Malam Lailatul Qadar: Malam Penuh Kemuliaan yang Dinanti Umat Islam
Amalan membaca surat tertentu secara berulang dipercaya dapat menambah kekhusyukan dan memperbanyak pahala di malam penuh kemuliaan tersebut.
Merangkum NU Online, surat yang dibaca sebanyak 7 kali saat Salat Lailatul Qadar adalah Surat Al-Ikhlas. Ini sesuai dengan penjelasan dalam kitab Durratun Nashihin.
Bacaan Niat dan Tata Cara Salat Lailatul Qadar
Surat Al-Ikhlas dibaca sebanyak 7 kali dalam rakaat pertama dan terakhir Salat Lailatul Qadar. Untuk petunjuk lengkapnya, berikut akan dijelaskan tata cara Salat Lailatul Qadar:
1. Berdiri menghadap kiblat dan membaca niat Salat Lailatul Qadar. Bacaan niat Salat Lailatul Qadar adalah sebagai berikut:
Ushalli sunnatan fi lailatil qadri rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala
Artinya: "Saya niat salat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
RUU HAM Ditargetkan Rampung 2026, Pemerintah Klaim Prosesnya Terbuka untuk Publik
-
3 HP Murah Tecno Terbaik Budget Rp1-2 Jutaan, Fitur Lengkap Sesuai Review
-
Sebagian Himbara Tak Lagi Miliki Bisnis Manajer Investasi, Sahamnya Dipegang Danantara
-
Selain Rudal Kiamat, Iran Kerahkan Hacker Lumpuhkan Jarigan Siber Vital Amerika Serikat
-
Masyarakat RI Makin Hidup Sehat, Bisnis Wellness Punya Peluang Moncer
-
Warna Lipstik OMG untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Ini 6 Shade yang Bikin Wajah Makin Cerah
-
Kejar Tayang, Kru Harry Potter Sebut Syuting Serial Berlangsung Brutal
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Pemerintah Siapkan Insentif untuk Pemilik Truk ODOL yang Mau Beralih ke Truk Standar
-
Review Serial The East Palace: Kisah Mistik Berdarah dari Kerajaan Joseon