Suara.com - Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan bagi umat Islam. Di dalamnya terdapat satu malam yang sangat istimewa, yaitu Lailatul Qadar atau yang dikenal sebagai Malam Kemuliaan.
Malam ini diyakini sebagai waktu ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril.
Keistimewaan Lailatul Qadar dijelaskan secara langsung dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam Surah Al-Qadr yang menyebutkan bahwa malam tersebut lebih baik dari seribu bulan.
Karena keutamaannya yang begitu besar, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam tersebut. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan adalah salat malam atau qiyamul lail, termasuk salat sunnah yang biasa disebut sebagai salat Lailatul Qadar.
Ibadah ini menjadi sarana bagi seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan ibadah. Hal ini ditegaskan dalam sebuah hadis berikut:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Latin:
Man qāma lailatal-qadri īmānan wahtisāban ghufira lahu mā taqaddama min dzanbih.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-pecah Selama Puasa agar Tetap Lembap
Artinya:
“Barang siapa yang melaksanakan shalat malam pada Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari No. 1901 dan Muslim No. 760).
Kata “qaama” dalam hadis tersebut berarti mendirikan salat malam atau qiyamul lail. Oleh karena itu, salat Lailatul Qadar pada dasarnya mencakup berbagai bentuk salat malam seperti salat tarawih, tahajud, salat sunnah mutlak, dan witir.
Niat Salat Lailatul Qadar
Sebelum melaksanakan salat, seorang muslim perlu meniatkan ibadahnya dengan sungguh-sungguh karena Allah SWT. Niat merupakan wujud kesadaran hati bahwa ibadah dilakukan semata-mata untuk mencari ridha Allah.
Berikut niat salat Lailatul Qadar dua rakaat:
أُصَلِّي سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnata lailatil qadri rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Aku niat salat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Niat ini cukup dihadirkan di dalam hati, namun boleh juga dilafalkan untuk membantu menghadirkan kekhusyukan.
Tata Cara Salat Lailatul Qadar
Salat sunnah Lailatul Qadar pada dasarnya sama seperti salat sunnah lainnya, yaitu dilaksanakan dua rakaat dengan satu salam. Berikut tata cara yang sering dianjurkan oleh ulama, salah satunya sebagaimana dijelaskan dalam berbagai literatur keislaman dan situs Nahdlatul Ulama.
- Membaca niat salat Lailatul Qadar di dalam hati.
- Takbiratul ihram seperti salat pada umumnya.
- Membaca doa iftitah (jika diinginkan).
- Membaca Surah Al-Fatihah pada rakaat pertama.
- Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak tujuh kali setelah Al-Fatihah pada rakaat pertama.
- Melanjutkan dengan ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti tata cara salat biasa.
- Bangkit untuk rakaat kedua.
- Membaca Surah Al-Fatihah pada rakaat kedua.
- Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak tujuh kali setelah Al-Fatihah.
- Menyelesaikan rakaat kedua dengan ruku’, i’tidal, sujud, hingga tasyahud akhir.
- Mengucapkan salam untuk mengakhiri salat.
- Setelah salam, dianjurkan membaca istighfar sebanyak 70 kali.
Meski demikian, dalam praktik qiyamul lail di malam Lailatul Qadar, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan salat secara berulang dengan formasi dua rakaat salam, dua rakaat salam, lalu ditutup dengan salat witir sebagai penutup ibadah malam.
Doa yang Dianjurkan di Malam Lailatul Qadar
Selain salat, malam Lailatul Qadar juga sangat dianjurkan untuk diisi dengan doa. Rasulullah SAW bahkan mengajarkan doa khusus kepada istrinya, Aisyah RA, ketika ia bertanya tentang doa terbaik yang dibaca pada malam tersebut.
Arab:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin:
Allāhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘annī.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Para ulama menjelaskan bahwa kata ‘Afuw berarti pemaafan yang sempurna, yaitu penghapusan dosa secara total dari catatan amal manusia. Oleh karena itu, doa ini dianggap sangat agung karena memohon pengampunan yang menyeluruh dari Allah SWT.
Demikian itu tata cara shalat lailatul qadar. Lailatul Qadar juga merupakan malam diturunkannya Al-Qur’an. Karena itu, selain salat dan doa, umat Islam dianjurkan untuk membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, serta melakukan amal kebaikan lainnya.
Menghidupkan malam Lailatul Qadar tidak hanya memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki diri. Dengan memanfaatkan malam penuh kemuliaan ini melalui salat, doa, dan amal kebaikan, seorang muslim berharap mendapatkan ampunan serta keberkahan yang luar biasa dari Allah SWT.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Bank BCA Mulai Tutup Tanggal Berapa saat Lebaran 2026? Cek Jadwal Operasional Resminya
-
7 Sepatu 'Kembaran' Onitsuka Tiger, Nyaman Dipakai Harganya Jauh Lebih Murah
-
5 Rekomendasi Body Lotion untuk Mencerahkan Kulit Kusam Jelang Lebaran
-
6 Shio Paling Hoki pada 12 Maret 2026, Siapa Saja yang Beruntung?
-
Lonjakan Perjalanan Saat Lebaran, RedDoorz Siapkan Akomodasi Terjangkau bagi Pemudik
-
Promo JSM Alfamart Spesial Ramadan: Nyicil Suguhan Lebaran Biskuit dan SIrup Mulai Rp6.900 Aja
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026 di Tol Trans Jawa dan Merak
-
Festival Ramadan Hadirkan Lomba Hadroh, Marawis, dan Bedug Shalawat untuk Komunitas Seni Islami
-
Bolehkah THR Dipotong Perusahaan? Ini Aturan Resminya Menurut Regulasi
-
Penumpang KA Bisa Tukar Uang Baru di Stasiun Yogyakarta dan Solo Balapan, Ini Jadwal dan Syaratnya