- Proses merebus ketupat tradisional membutuhkan waktu 4–5 jam, tetapi ada metode yang bisa menghemat gas.
- Teknik rebus-cepat 20-30-20-30 memanfaatkan uap panas untuk mematangkan beras ketupat secara optimal.
- Gantung ketupat setelah matang agar sirkulasi udara lancar dan tidak basi.
4. Merebus Tahap Kedua (20 Menit)
Setelah didiamkan, nyalakan kembali api kompor tanpa menambahkan air. Masak kembali ketupat selama 20 menit (dihitung sejak air kembali mendidih).
Langkah terakhir ini bertujuan untuk mengikat tekstur ketupat agar padat dan tidak mudah basi.
5. Diamkan Kembali Selama 30 Menit
Setelah dimasak selama 20 menit, diamkan ketupat 30 menit. Namun, jangan buka tutup panci. Kemudian, angkat ketupat yang sudah direbus. Tiriskan ketupat dengan cara digantung agar cepat dingin dan tidak basi.
Tips agar Ketupat Awet dan Tidak Mudah Basi
1. Gunakan Panci Presto: Jika punya, waktu bisa dipangkas lebih ekstrem lagi, tetapi metode di atas adalah solusi terbaik untuk panci biasa.
2. Siram Air Dingin: Setelah matang, segera angkat dan siram ketupat dengan air dingin/air es untuk membersihkan sisa lendir janur agar ketupat tidak cepat berlendir.
3. Gantung Ketupat: Selalu gantung ketupat di tempat yang terkena angin agar kering sempurna. Ketupat yang lembap adalah musuh utama bakteri penyebab basi.
Baca Juga: Penumpang KA Bisa Tukar Uang Baru di Stasiun Yogyakarta dan Solo Balapan, Ini Jadwal dan Syaratnya
Dengan metode ini, Anda tetap bisa menyajikan hidangan khas Lebaran yang istimewa tanpa harus pusing memikirkan boros gas. Selamat mencoba!
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kronologi Wafatnya Jubir IKN Troy Pantouw, Berawal dari Panggilan Tak Terjawab
-
Beda Sepeda Gunung Hardtail vs Full Suspension? Ini Kelebihan dan Rekomendasinya
-
Cari HP Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Kamera
-
5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
-
Tantangan Menjaga Cita Rasa Autentik di Tengah Maraknya Tren Fusion Food
-
Ada Film Jaemin dan Jeno NCT, Intip 5 Film Terbaru Akhir Pekan di Bioskop!
-
Dari Angkot hingga MRT: Bagaimana Transportasi Publik Jakarta Menemani Perjalanan Hidupku
-
Pundi-pundi Uang di Piala Presiden 2026, 24 Ribu Tiket Ludes Terjual di Laga Pembuka
-
Pendidikan Masa Depan Butuh Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik, Ini Alasannya
-
Sunscreen Tanpa White Cast Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal untuk Wajah Mulus