Lifestyle / Food & Travel
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:03 WIB
Ilustrasi ketupat (Pixabay)
Baca 10 detik
  • Proses merebus ketupat tradisional membutuhkan waktu 4–5 jam, tetapi ada metode yang bisa menghemat gas.
  • Teknik rebus-cepat 20-30-20-30 memanfaatkan uap panas untuk mematangkan beras ketupat secara optimal.
  • Gantung ketupat setelah matang agar sirkulasi udara lancar dan tidak basi.

4. Merebus Tahap Kedua (20 Menit)

Setelah didiamkan, nyalakan kembali api kompor tanpa menambahkan air. Masak kembali ketupat selama 20 menit (dihitung sejak air kembali mendidih).

Langkah terakhir ini bertujuan untuk mengikat tekstur ketupat agar padat dan tidak mudah basi.

5. Diamkan Kembali Selama 30 Menit

Setelah dimasak selama 20 menit, diamkan ketupat 30 menit. Namun, jangan buka tutup panci. Kemudian, angkat ketupat yang sudah direbus. Tiriskan ketupat dengan cara digantung agar cepat dingin dan tidak basi.

Tips agar Ketupat Awet dan Tidak Mudah Basi

1. Gunakan Panci Presto: Jika punya, waktu bisa dipangkas lebih ekstrem lagi, tetapi metode di atas adalah solusi terbaik untuk panci biasa.

2. Siram Air Dingin: Setelah matang, segera angkat dan siram ketupat dengan air dingin/air es untuk membersihkan sisa lendir janur agar ketupat tidak cepat berlendir.

3. Gantung Ketupat: Selalu gantung ketupat di tempat yang terkena angin agar kering sempurna. Ketupat yang lembap adalah musuh utama bakteri penyebab basi.

Baca Juga: Penumpang KA Bisa Tukar Uang Baru di Stasiun Yogyakarta dan Solo Balapan, Ini Jadwal dan Syaratnya

Dengan metode ini, Anda tetap bisa menyajikan hidangan khas Lebaran yang istimewa tanpa harus pusing memikirkan boros gas. Selamat mencoba!

Load More