Lifestyle / Food & Travel
Kamis, 12 Maret 2026 | 14:09 WIB
Macam-macam kue khas Lebaran. (Gemini AI)

Suara.com - Selain hidangan utama seperti ketupat dan opor, Lebaran juga identik dengan aneka kue kering yang tersaji di dalam toples. Kue-kue ini biasanya disiapkan khusus untuk menjamu tamu yang datang berkunjung saat Idulfitri.

Tidak heran jika macam-macam kue khas Lebaran selalu menjadi bagian penting dari perayaan hari raya. Setiap kue memiliki cita rasa dan karakter yang berbeda. Keberagaman inilah yang membuat sajian kue Lebaran terasa semakin menarik dan tidak membosankan.

Berikut ini 10 macam kue khas Lebaran yang paling populer dan sering menghiasi meja di rumah saat hari raya.

1. Nastar

Kue nastar (YouTube/Chalistaa Kitchen)

Nastar merupakan salah satu kue kering yang paling identik dengan Lebaran. Kue ini berbentuk bulat kecil dengan tekstur lembut di dalam dan sedikit renyah di luar.

Di bagian tengahnya terdapat isian selai nanas yang memiliki perpaduan rasa manis dan sedikit asam sehingga terasa segar saat dimakan.

Nama nastar berasal dari bahasa Belanda, yaitu gabungan kata ananas (nanas) dan taartjes (tart kecil). Pada masa kolonial, kue tart biasanya menggunakan buah seperti apel atau stroberi.

Namun, karena buah tersebut sulit ditemukan di Indonesia, isinya kemudian diganti dengan nanas yang lebih mudah didapat.

Selain bentuk bulat klasik, kini nastar juga hadir dalam berbagai variasi seperti nastar keju, cokelat, hingga bentuk daun atau gulungan.

2. Kastengel

Kue kastengel (YouTube/Pawon Ema)

Kastengel adalah kue kering yang terkenal dengan rasa gurihnya. Berbeda dari banyak kue Lebaran yang cenderung manis, kastengel justru memiliki cita rasa asin dan gurih dari keju, sehingga menjadi pelengkap yang pas di antara berbagai kue manis.

Baca Juga: Kenapa Nastar Retak setelah Dipanggang? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nama kastengel berasal dari bahasa Belanda, yaitu kaas yang berarti keju dan stengels yang berarti batang. Sesuai namanya, kue ini berbentuk stik memanjang.

Sebelum dipanggang, bagian atas kastengel biasanya ditaburi parutan keju agar rasanya semakin gurih dan teksturnya lebih renyah.

3. Putri Salju

Kue putri salju (YouTube/Ayo Masak Ayo Makan)

Putri salju adalah kue kering yang sangat mudah dikenali dari tampilannya yang berwarna putih. Kue ini dilapisi gula halus yang cukup tebal sehingga terlihat seperti tertutup salju.

Bentuk kue ini biasanya menyerupai bulan sabit, meskipun ada juga yang dibuat bulat atau dicetak dengan berbagai bentuk menarik. Teksturnya renyah di luar namun lembut di dalam sehingga mudah lumer ketika dimakan.

Kue ini dipercaya terinspirasi dari kue kering Eropa seperti Vanillekipferl yang berasal dari Austria atau Jerman.

4. Lidah Kucing

Kue lidah kucing (YouTube/Inara Family)

Lidah kucing adalah kue kering klasik yang memiliki bentuk tipis, panjang, dan sedikit melengkung. Bentuknya menyerupai lidah kucing sehingga kue ini diberi nama demikian. Dalam bahasa Belanda, kue ini dikenal dengan nama Kattentongen.

Tekstur lidah kucing sangat renyah dan ringan karena adonannya dibuat tipis. Ketika digigit, kue ini terasa kriuk dengan rasa manis dan aroma mentega yang khas.

Saat ini, lidah kucing juga hadir dalam berbagai variasi seperti cokelat, keju, hingga warna-warni yang menarik.

5. Thumbprint Cookies

Kue thumbprint (YouTube/Pawon Ema)

Thumbprint cookies sering disebut juga sebagai kue tapak jempol karena cara pembuatannya yang unik. Adonan dibentuk menjadi bola kecil lalu bagian tengahnya ditekan menggunakan jempol hingga membentuk cekungan.

Cekungan tersebut biasanya diisi dengan selai seperti stroberi atau raspberry. Namun, saat ini banyak juga variasi isi seperti cokelat ganache, karamel, atau selai kacang yang membuat rasanya semakin beragam.

Kue ini berasal dari Swedia dan dikenal dengan nama Hallongrotta yang berarti “gua raspberry”. Di Indonesia, thumbprint cookies cukup populer sebagai kue Lebaran karena tampilannya yang cantik.

6. Sagu Keju

Sagu keju (YouTube/atha naufal)

Sagu keju merupakan kue kering khas Indonesia yang terkenal dengan teksturnya yang sangat rapuh dan lumer di mulut. Sensasi ini membuat kue sagu keju terasa ringan ketika dimakan.

Berbeda dari kebanyakan kue kering yang menggunakan tepung terigu, kue ini dibuat dari tepung sagu yang biasanya disangrai terlebih dahulu. Tepung sagu inilah yang membuat teksturnya lebih ringan dan sedikit “ngeprul”.

Kue ini biasanya dicetak menggunakan spuit sehingga menghasilkan bentuk bunga atau batang kecil yang cantik.

7. Palm Cheese Cookies

Palm cheese cookies (YouTube/atha naufal)

Palm cheese cookies merupakan kue kering yang cukup populer dalam beberapa tahun terakhir. Kue ini memiliki perpaduan rasa unik, yaitu manis dari gula palem dan gurih dari keju.

Bentuknya biasanya bulat kecil dengan warna kecokelatan khas gula aren. Bagian luar kue dilapisi gula palem yang memberikan sensasi renyah, sementara bagian dalamnya terasa lembut.

Aroma gula palem memberikan rasa karamel yang khas sehingga kue ini sering dianggap sebagai kue Lebaran yang modern dan premium.

8. Kue Kacang

Kue kacang (YouTube/Dapur Hoki)

Kue kacang merupakan salah satu kue kering tradisional yang cukup populer saat Lebaran. Bahan utamanya adalah kacang tanah yang disangrai lalu dihaluskan sehingga menghasilkan aroma kacang yang kuat.

Kue ini memiliki rasa manis dan gurih dengan tekstur renyah yang perlahan terasa lembut saat dimakan. Sensasi tersebut membuat kue kacang menjadi camilan yang banyak disukai.

Kue ini sering dicetak dalam berbagai bentuk seperti hati, bunga, atau bintang dan diolesi kuning telur di bagian atasnya agar terlihat mengilap.

9. Kue Semprit

Kue semprit (YouTube/atha naufal)

Kue semprit adalah kue kering yang terkenal dengan bentuknya yang cantik seperti bunga. Nama semprit berasal dari cara pembuatannya, yaitu adonan yang disemprotkan menggunakan cetakan khusus atau spuit.

Kue ini memiliki tekstur renyah namun tetap lembut ketika dimakan. Rasanya manis dengan sedikit gurih dari mentega atau margarin yang digunakan dalam adonan.

Untuk mempercantik tampilannya, kue semprit sering diberi topping seperti choco chip atau selai di bagian tengahnya.

10. Kue Biji Ketapang

Kue biji ketapang (YouTube/Dapur mamabila)

Biji ketapang merupakan camilan tradisional khas Betawi yang juga sering disajikan saat Lebaran. Kue ini dinamakan demikian karena bentuknya kecil dan lonjong menyerupai biji dari buah pohon ketapang.

Berbeda dari kebanyakan kue kering yang dipanggang, biji ketapang dimasak dengan cara digoreng hingga kering. Proses ini membuat teksturnya sangat renyah dan sedikit lebih keras dibandingkan kue kering lainnya.

Aroma kelapa yang khas membuat biji ketapang terasa berbeda dari kue Lebaran lainnya dan cocok dijadikan camilan saat berkumpul bersama keluarga.

Itulah 10 macam kue kering khas Lebaran yang populer di Indonesia dan sering disajikan saat Idulfitri.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Load More