Lifestyle / Komunitas
Kamis, 12 Maret 2026 | 13:08 WIB
kenp selai nastar keluar atau bocor saat dipanggang/AI

Suara.com - Banyak orang bertanya kenapa selai nastar keluar atau bocor saat dipanggang, padahal bentuk kue sudah rapi sejak awal. Masalah ini memang cukup sering terjadi, terutama bagi yang baru belajar membuat nastar di rumah. Akibatnya, kue terlihat retak, selai keluar dari celah, dan tampilan nastar menjadi kurang menarik.

Padahal jika tekniknya tepat, nastar bisa tetap bulat cantik dengan selai yang tersimpan rapi di dalamnya. Ada beberapa hal yang biasanya menjadi penyebab kenapa selai nastar keluar atau bocor saat dipanggang, mulai dari kondisi selai hingga tekstur adonan kulitnya. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda bisa memperbaiki proses pembuatan agar hasil nastar lebih sempurna.

1. Selai Masih Basah

Salah satu penyebab paling umum adalah kondisi selai yang masih terlalu basah. Selai nanas yang belum cukup kering biasanya masih mengandung banyak air. Ketika dipanggang, air tersebut akan menguap dan mendorong selai keluar dari dalam adonan.

Kondisi ini sering terjadi jika selai hanya dimasak sebentar atau tidak diaduk hingga benar benar mengental. Saat panas dari oven meningkat, tekanan uap di dalam nastar membuat selai mencari jalan keluar melalui celah kecil pada adonan.

Agar tidak terjadi lagi, pastikan selai dimasak hingga cukup kering dan dapat dipulung dengan mudah. Selai yang ideal biasanya terasa agak padat dan tidak lengket di tangan. Cara ini membantu mencegah masalah kenapa selai nastar keluar atau bocor saat dipanggang karena selai lebih stabil saat terkena panas.

2. Suhu Oven Terlalu Panas

Pengaturan suhu oven juga memengaruhi bentuk nastar saat dipanggang. Jika suhu terlalu tinggi, bagian luar kue akan cepat matang sementara bagian dalam masih memuai.

Ketika panas terlalu kuat, selai di dalam nastar bisa mendidih dan menekan adonan dari dalam. Akibatnya, kulit kue bisa retak atau terbuka sehingga selai keluar ke permukaan.

Suhu ideal untuk memanggang nastar biasanya berada di kisaran 140 hingga 160 derajat Celsius. Dengan suhu yang lebih stabil, adonan bisa matang perlahan dan selai tetap berada di dalam tanpa keluar.

3. Waktu Memanggang Terlalu Lama

Selain suhu, durasi memanggang juga berpengaruh pada hasil akhir nastar. Waktu yang terlalu lama dapat membuat bagian dalam kue menjadi terlalu panas.

Baca Juga: 40 Desain Stiker Toples Kue Kering Lebaran Lucu, Bisa Langsung Download Gratis

Jika nastar terus berada di dalam oven dalam waktu lama, selai akan semakin cair dan menghasilkan tekanan dari dalam. Kondisi ini sering menjadi alasan kenapa selai nastar keluar atau bocor saat dipanggang meskipun bentuk awalnya sudah rapi.

Biasanya nastar dipanggang sekitar 25 hingga 35 menit tergantung ukuran dan jenis oven. Anda sebaiknya memantau warna kue secara berkala agar tidak terlalu lama berada di dalam oven.

4. Adonan Kulit Terlalu Lembek

Tekstur adonan kulit juga sangat menentukan keberhasilan nastar. Jika adonan terlalu lembek, struktur kue tidak cukup kuat untuk menahan selai di dalamnya.

Adonan yang terlalu lembek biasanya terjadi karena penggunaan mentega yang terlalu banyak atau takaran tepung yang kurang. Ketika dipanggang, adonan mudah melebar dan membuka celah kecil yang memungkinkan selai keluar.

Untuk mengatasinya, pastikan adonan cukup padat namun tetap lembut saat dibentuk. Jika adonan terasa terlalu lembek, Anda bisa menambahkan sedikit tepung terigu agar teksturnya lebih stabil saat dipanggang.

5. Kulit Tidak Menutup Rapat

Teknik membungkus selai juga sering menjadi penyebab nastar bocor saat dipanggang. Jika sambungan adonan tidak benar benar rapat, selai bisa keluar melalui celah tersebut.

Load More