Suara.com - Momen lebaran yang hangat bersama keluarga dan sanak sahabat bisa berubah menjadi momen menyebalkan karena pertanyaan-pertanyaan sensitif.
Pertanyaan tersebut terucap dari 'oknum' anggota keluarga atau teman sejawat yang penuh ikut campur dan menanyakan hal-hal yang tidak sepatutnya ditanyakan.
Menjawab pertanyaan-pertanyaan sensitif tersebut seharusnya tak perlu disertai dengan emosi.
Adapun kala menjawab dengan emosi, maka justru akan membuat situasi makin canggung.
Ada beberapa cara dan jawaban elegan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sensitif saat lebaran, sebagai berikut.
Pertanyaan ini sering muncul karena adanya pandangan bahwa pernikahan adalah gerbang utama menuju kebahagiaan dan kedewasaan.
Anggota keluarga biasanya ingin melihat kerabatnya memiliki teman hidup agar tidak merasa kesepian di masa tua.
Sayang, perhatian tersebut disampaikan dengan cara yang terkadang kurang tepat.
Baca Juga: Promo Minyak Goreng di Alfamart Diskon Gede-gedean, Cek Daftar Lengkap Merek Favorit
Berikut adalah jawaban yang bersahabat untuk pertanyaan tersebut.
- "Doakan saja ya, semoga hilalnya segera kelihatan dan dipertemukan di waktu yang paling pas."
- "Masih proses memantaskan diri nih, biar nanti pas ketemu jodohnya sudah siap luar dalam."
- "Lagi nunggu undangan dari Tuhan, kalau sudah sampai waktunya pasti dikabari kok!"
"Kok sekarang kelihatan gendutan/kurusan?"
Komentar fisik biasanya menjadi jurus "basa-basi" paling mudah saat sudah lama tidak bertemu.
Ada kecenderungan untuk langsung mengomentari apa yang terlihat di mata sebagai bentuk perhatian, tanpa menyadari bahwa kondisi fisik seseorang sangat dipengaruhi oleh banyak faktor personal.
Tak perlu emosi, jawab dengan elegan seperti berikut.
- "Alhamdulillah, efek bahagia dan masakan Ibu terlalu enak, jadi badannya ikut senang!"
- "Iya nih, lagi semangat-semangatnya olahraga/jaga makan biar badan terasa lebih enteng saja."
- "Yang penting badannya sehat dan kuat buat keliling silaturahmi seharian, kan?"
"Kapan punya anak?" atau "Kapan nambah anak lagi?"
Berita Terkait
-
Promo Minyak Goreng di Alfamart Diskon Gede-gedean, Cek Daftar Lengkap Merek Favorit
-
6 Cara Budgeting THR Lebaran 2026, Segini Nominal yang Pantas untuk Orangtua dan Ponakan!
-
BTN Siapkan Uang Tunai Rp23,18 Triliun untuk Kebutuhan Transaksi Lebaran 2026
-
Brongkos Yogyakarta, Hidangan Legendaris Keraton yang Bisa Jadi Inspirasi Menu Lebaran
-
Kisah Baju Lebaran Cucu Nabi Muhammad Hasan dan Husein, Teladan Umat Muslim
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
5 Link CCTV Arus Mudik 2026, Bisa Diakses Secara Gratis dan Real Time
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
-
Konflik Iran vs AS-Israel Makin Panas, Apakah Stok BBM Indonesia Aman Jelang Mudik 2026?
-
Cara Menjawab 'THR-nya Mana?' Begini Respons Tetap Sopan dan Mudah Dipahami
-
Kapan Bank Mulai Libur Lebaran 2026? Cek Jadwal Layanan Terbatas di Sini
-
15 Pantun Minta THR Cair, Lucu dan Menghibur untuk Hari Raya Idulfitri
-
Kekayaan Fantastis Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang Ditangkap KPK
-
Cara Menyimpan Sisa Ketupat di Freezer Agar Tetap Kenyal saat Dipanaskan
-
Biodata dan Agama Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap Kena OTT KPK