- Menghadiri silaturahmi Lebaran wajib didahului permintaan izin minimal tiga hari sebelum kedatangan.
- Menjaga keharmonisan memerlukan partisipasi aktif membantu pekerjaan rumah serta menghormati aturan keluarga tuan rumah.
- Etika penting meliputi berpakaian sopan, menjaga kebersihan kamar, dan membatasi penggunaan gawai selama kunjungan.
Suara.com - Bagi pasangan suami-istri, salah satu tradisi yang hampir pasti dilakukan saat lebaran adalah silaturahmi sekaligus menginap di rumah mertua.
Namun, menginap bukan sekadar tidur dan makan gratis. Ada etika khusus yang harus dijaga agar hubungan keluarga tetap harmonis dan tidak menjadi sumber gosip.
Berikut 10 etika menginap di rumah mertua saat Lebaran yang wajib kamu terapkan.
1. Minta Izin Sebelumnya dengan Sopan
Jangan datang tiba-tiba hanya karena “biasa tiap tahun”. Kirim pesan atau telepon minimal 3-5 hari sebelum Lebaran.
Contoh: “Ma, Pa, kami rencana menginap 2 malam ya, boleh?” Ini menunjukkan kamu menghargai mereka sebagai tuan rumah.
2. Bawa Oleh-oleh yang Bermakna
Jangan cuma bawa kue Lebaran murah. Pilih yang spesial: kue kering buatan sendiri, baju koko baru untuk mertua laki-laki, atau kerudung cantik untuk mertua perempuan.
Oleh-oleh kecil tapi thoughtful jauh lebih berkesan daripada kotak besar yang dibeli di minimarket.
Baca Juga: Berapa Isi Amplop Lebaran yang Pantas untuk Anak Kecil di Tahun 2026?
3. Hormati Aturan Rumah Mertua
Setiap keluarga punya kebiasaan berbeda. Ada yang bangun subuh, ada yang tidur jam 10 malam.
Tanyakan langsung: “Biasanya sarapan jam berapa, Ma?” Ikuti jadwal makan, mandi, dan tidur mereka.
Jangan memaksakan kebiasaan kamu sendiri.
4. Bantu Pekerjaan Rumah Tanpa Diminta
Mertua biasanya sudah capek masak opor, rendang, dan kue Lebaran. Bangun pagi, bantu cuci piring, sapu rumah, atau potong sayur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
750 Personel Gabungan Kawal Demo Cipayung Plus dan Mahasiswa Hukum Hari Ini
-
UU Pusat Finansial Internasional: Awas Bahaya Shell Company dan Arbitrase!