Suara.com - Setiap menjelang Idulfitri maupun Idul Adha, pertanyaan ini hampir selalu muncul di tengah masyarakat, lebih utama salat Id di masjid atau lapangan?
Sebagian orang memilih masjid karena lebih nyaman dan teduh. Sementara yang lain memilih lapangan karena dianggap lebih sesuai sunnah. Lalu, mana yang sebenarnya lebih dianjurkan dalam Islam?
Agar tidak keliru, penting untuk memahami dalil, praktik Nabi Muhammad SAW, serta pandangan para ulama. Dengan begitu, Anda bisa menjalankan ibadah dengan lebih yakin dan sesuai tuntunan.
Hukum Salat Id dalam Islam
Salat Id (Idulfitri dan Idul Adha) termasuk sunnah muakkadah, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkannya sepanjang hidup beliau.
Bahkan, Rasulullah SAW menganjurkan seluruh umat Islam untuk ikut hadir, termasuk wanita dan anak-anak, sebagai bentuk syiar Islam yang besar.
Praktik Nabi: Salat Id di Lapangan
Seperti dilansir dari laman Muhammadiyah, jika merujuk pada sunnah, Rasulullah SAW lebih sering melaksanakan salat Id di lapangan (tanah terbuka), seperti dalam hadis berikut.
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَاْلأَضْحَى إِلَى الْمُصَلَّى فَأَوَّلُ شَيْءٍ يَبْدَأُ بِهِ الصَّلاَةُ … [رواه البخاري]
Baca Juga: Ucapan Eid Mubarak Seharusnya Dijawab Apa? Ini Respons yang Tepat
"Diriwayatkan dari Abu Sa‘id al-Khudri bahwa ia berkata: Nabi Muhammad SAW selalu keluar pada hari Idulfitri dan hari Idul Adha menuju lapangan, lalu hal pertama yang ia lakukan adalah salat…" (HR. Al-Bukhari).
Nabi Muhammad SAW keluar menuju lapangan saat Idulfitri dan Idul Adha, lalu memulai dengan salat. Hal ini menunjukkan bahwa salat Id di lapangan adalah praktik utama yang dicontohkan langsung oleh Nabi.
Kenapa dilakukan di lapangan? Beberapa hikmah salat Id di lapangan antara lain:
- Menampung jamaah lebih banyak
- Menunjukkan syiar Islam secara luas
- Mempererat kebersamaan umat
Oleh karena itu, mayoritas ulama dari berbagai mazhab sepakat bahwa salat Id di lapangan lebih utama selama tidak ada halangan.
Lalu, Bagaimana dengan Salat Id di Masjid?
Meskipun sunnahnya di lapangan, bukan berarti salat Id di masjid tidak boleh. Bahkan, salat Id di masjid tetap sah dan dianjurkan dalam kondisi tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Kerontokan Rambut Pascapersalinan Umum Terjadi, Ibu Baru Perlu Perawatan dengan Kandungan Aman
-
3 Serum Wardah untuk Flek Hitam, Ada Klaim Kurangi Dark Spot dalam Seminggu
-
Viva Whitening Cream untuk Usia Berapa? Begini Cara Pakai, Manfaat, dan Ulasan Pengguna
-
3 Warna Pintu Depan Rumah Menurut Feng Shui yang Ampuh Datangkan Rezeki Melimpah
-
Sinar Matahari Ternyata Tak Cukup: Temuan Baru Ungkap Mengapa Plastik Bertahan Lama di Perairan
-
7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
-
Siapa Sudaryono Wamentan? Ini Biodata dan Perjalanan Karier Mas Dar
-
Rencana Besar Berjalan Lancar, Ini 4 Shio Paling Beruntung pada 17 Juni 2026
-
Menolak Main Medsos, Anak Detektif Jubun Ini Pilih Dalami Sains dan Bermimpi Jadi Ilmuwan
-
Cara Mencuci Baju Putih yang Sudah Kuning? Bisa Kembali Cerah dengan 7 Langkah Ini