Lifestyle / Komunitas
Selasa, 17 Maret 2026 | 16:53 WIB
Ilustrasi berangkat salat Idulfitri. (Freepik/odua)

1. Jika Ada Uzur (Halangan)

Rasulullah SAW pernah melaksanakan salat Id di masjid ketika turun hujan. Ini menjadi dalil bahwa Islam memberikan fleksibilitas sesuai kondisi.

2. Jika Masjid Lebih Memadai

Menurut sebagian ulama, seperti Imam Syafi’i: Jika masjid cukup luas untuk menampung jamaah, maka salat di masjid bisa menjadi pilihan yang lebih utama. Hal ini karena adanya keutamaan tambahan, seperti pahala i’tikaf bagi yang berada di dalam masjid.

Jadi, Mana yang Lebih Utama?

Dari berbagai dalil dan pendapat ulama, bisa disimpulkan:

  • Lebih utama di lapangan jika tidak ada halangan (cuaca, keamanan, dll.), ingin mengikuti sunnah Nabi secara langsung, jumlah jamaah banyak.
  • Lebih baik di masjid jika masjid cukup luas dan nyaman, ada uzur seperti hujan atau kondisi tertentu, lapangan tidak memungkinkan.

Dengan kata lain, yang paling utama adalah menyesuaikan kondisi, bukan sekadar memilih tempat.

Jadi, salat Id lebih utama di lapangan karena itu adalah sunnah Nabi Muhammad SAW. Namun, salat di masjid juga tetap sah dan bisa menjadi pilihan terbaik tergantung kondisi.

Intinya, bukan soal tempatnya, tetapi bagaimana Anda menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan sesuai tuntunan.

Baca Juga: Ucapan Eid Mubarak Seharusnya Dijawab Apa? Ini Respons yang Tepat

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Load More