- Lonjakan sampah makanan saat Idulfitri terjadi akibat budaya menghormati tamu dengan sajian berlebih dan sistem pengelolaan sampah kurang efektif.
- Penyebab utama tumpukan makanan adalah budaya tuan rumah enggan dianggap pelit serta kurangnya perencanaan konsumsi rumah tangga.
- Dr Meti Ekayani menyarankan perencanaan konsumsi, pemilahan sampah, dan pengolahan limbah menjadi kompos atau pakan maggot.
Suara.com - Di tengah hangatnya tradisi silaturahmi dan berbagi hidangan saat Idulfitri, ada persoalan yang kerap luput dari perhatian: lonjakan sampah makanan.
Niat memuliakan tamu dengan sajian berlimpah justru sering berujung pada pemborosan.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Dr Meti Ekayani, menilai fenomena ini mencerminkan paradoks dalam budaya konsumsi masyarakat.
Di satu sisi, menyajikan makanan berlebih dianggap sebagai bentuk penghormatan. Namun di sisi lain, hal tersebut memicu timbunan makanan yang tidak habis.
“Kalau ditanya penyebabnya, sebenarnya ada dua hal, budaya konsumsi masyarakat dan sistem pengelolaan sampah yang belum efektif,” ujarnya seperti dikutip dari situs resmi IPB, Rabu, (18/03/2026).
Menurutnya, dalam banyak budaya di Indonesia, bahkan di kawasan Asia dan Timur Tengah, tuan rumah cenderung menghindari kesan kekurangan makanan.
Akibatnya, hidangan disiapkan melebihi kebutuhan.
“Kita cenderung tidak mau dianggap tidak sopan kalau makanan kurang. Jadi lebih baik dilebihkan. Padahal sering kali akhirnya tidak habis,” jelasnya.
Namun persoalan ini tidak berdiri sendiri. Minimnya perencanaan konsumsi di tingkat rumah tangga turut memperparah kondisi.
Baca Juga: Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Selama Ramadan, misalnya, kebiasaan membeli makanan saat berbuka karena “lapar mata” sering membuat jumlah makanan tidak terkendali.
“Sering kali kita merasa semua makanan terlihat enak saat membeli. Tapi ketika waktunya makan, ternyata tidak habis,” katanya.
Perubahan aktivitas juga berperan. Tidak sedikit anggota keluarga yang berbuka di luar, sementara makanan sudah disiapkan di rumah.
“Misalnya di rumah ada lima orang, tapi ternyata tiga orang berbuka puasa di luar. Akhirnya makanan yang sudah disiapkan menjadi berlebih,” ungkapnya.
Dampaknya tidak hanya pemborosan, tetapi juga menambah beban pengelolaan sampah. Saat ini, sistem pengelolaan di Indonesia masih didominasi pola kumpul–angkut–buang, tanpa insentif untuk mengurangi sampah dari sumbernya.
“Berapa pun sampah yang dihasilkan, iurannya sama. Jadi tidak ada dorongan bagi masyarakat untuk mengurangi sampah,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 yang Lucu untuk Anak-anak, Gratis dan Mudah Dipasang!
-
Promo Superindo 18 Maret 2026: Diskon Daging, Ikan, dan Makanan 30 Persen Buat Lebaran
-
Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
-
Terbaru! Promo Alfamart 16-31 Maret 2026: Aneka Camilan Dijual Murah, Cocok Buat Mudik
-
40 Link Twibbon Idul Fitri 1447 H untuk Story WhatsApp dan Instagram, Siap Pakai Gratis!
-
Cuaca Panas Terik Jelang Lebaran Bikin Kulit Rentan Rusak, Ini Kunci Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Cakep! 9 Pantun Minta THR untuk Orang Tua dan Bos, Siapa Tahu Dapat Rezeki Nomplok
-
Ramalan Zodiak 18 Maret 2026: 5 Zodiak Ini Punya Peruntungan Terbaik
-
7 Sepatu All Rounder Murah Kualitas Tinggi untuk Lari, Jalan hingga Nongkrong
-
6 Jawaban Elegan untuk Pertanyaan 'Kapan Nikah?' Saat Lebaran Tanpa Bikin Suasana Canggung