- Lebaran sering jadi momen rawan dibanding-bandingkan oleh saudara.
- Siapkan mental, jawaban santai, dan strategi mengalihkan topik.
- Dengan cara ini, kamu tetap bisa menikmati kumpul keluarga tanpa stres.
Siapkan jawaban pendek yang netral dan santai, misalnya seperti di bawah ini.
- "Alhamdulillah, lagi fokus bangun yang kecil dulu."
- "Tahun ini lebih banyak di rumah, enaknya bareng keluarga."
- "Prosesnya masih panjang, nanti cerita kalau sudah ada hasilnya."
Latih di depan cermin supaya terdengar ringan. Persiapan ini sangat membantu saat sudah duduk di ruang tamu sambil makan ketupat.
Strategi Saat Acara Lebaran Berlangsung
Begitu percakapan mulai mengarah ke perbandingan, langsung alihkan dengan halus. Misalnya, "Eh, ketupatnya enak banget ya, resepnya dari mana?" atau "Anak kecilnya lucu sekali, sudah bisa salim belum?".
Kalau dia tetap ngotot, jawab singkat lalu beranjak. Ambil minum, ganti tempat duduk, atau ajak bicara keponakan. Tidak perlu jelaskan panjang.
Atur juga waktu interaksi. Kalau biasanya menginap berhari-hari, batasi obrolan dengan saudara tersebut maksimal 15-20 menit setiap sesi.
Habiskan waktu lebih banyak dengan saudara yang mendukung atau bantu ibu di dapur. Ini cara menjaga suasana tetap hangat tanpa kabur total.
Setelah Pulang dari Silaturahmi
Sampai di rumah, lepaskan beban dengan cara kecil. Sslat sunnah, jalan kaki di sekitar kompleks, atau tulis di notes ponsel apa yang mengganggu. Jangan biarkan kata-kata itu memenuhi pikiran sepanjang hari Lebaran.
Baca Juga: Siapa Saja yang Berhak Menerima Fidyah Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya
Kalau perilakunya terlalu sering menyakiti, bicarakan secara pribadi di luar momen Lebaran. "Aku merasa tidak nyaman kalau dibandingkan terus setiap kumpul".
Tanpa menuduh, cukup sampaikan perasaan. Kadang orang tidak sadar sampai didengar langsung.
Kapan Harus Menjaga Jarak di Momen Lebaran
Kalau sudah diberi batasan tapi tetap sama, kurangi durasi kunjungan. Datang lebih sore, pulang lebih awal, atau pilih silaturahmi hanya dengan keluarga inti dulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur