Lifestyle / Komunitas
Rabu, 18 Maret 2026 | 14:39 WIB
Sejumlah warga melakukan pawai obor malam takbiran di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (9/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Takbir adalah ciri khas utama malam takbiran. Sejak selepas Maghrib hingga menjelang salat Idulfitri, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.

Selain sebagai bentuk ibadah, takbir juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Melalui lantunan takbir, umat Muslim diingatkan bahwa kemenangan sejati bukan hanya soal menahan lapar dan haus tetapi juga keberhasilan mengendalikan diri dan meningkatkan keimanan.

Berikut lafal takbiran yang singkat dan lebih umum: Allahu akbar (3x), laa ilaaha illallaahu wallahu akbar, allahu akbar wa lillahil-hamdu.

5. Mandi Sunah Idulfitri

Mandi sunah Idulfitri menjadi salah satu amalan yang sering dilakukan menjelang hari raya. Amalan ini bertujuan untuk membersihkan diri secara lahir sebelum melaksanakan salat Id dan merayakan hari kemenangan.

Waktu pelaksanaannya dimulai sejak tengah malam hingga sebelum salat Idulfitri. Meski terlihat seperti rutinitas biasa, mandi sunah ini memiliki nilai ibadah dan menjadi bagian dari persiapan menyambut hari besar dengan kondisi terbaik.

Ini lafal niat mandi sunah Idulfitri: Nawaitu ghusla 'idil fithri sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: "Aku niat mandi Idul fitri, sunnah karena Allah ta'ala."

6. Menunaikan Zakat Fitrah

Malam takbiran juga menjadi waktu yang tepat untuk menunaikan zakat fitrah khususnya bagi yang belum sempat membayarnya sebelumnya. Zakat fitrah adalah kewajiban yang harus ditunaikan sebelum salat Idulfitri.

Baca Juga: Hukum Takbiran di Malam Idulfitri, Kapan Waktu Baik Memulainya?

Hikmah dari pembayaran zakat sebelum salat Id adalah agar mereka yang membutuhkan bisa merasakan kebahagiaan yang sama di hari raya. Kewajiban membayar zakat fitrah ini ditegaskan dalam Al-Qur’an pada surat Al-Baqarah ayat 43, yang artinya: "Dan laksanakanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk."

7. Memperbanyak Doa

Terakhir, jangan lewatkan kesempatan untuk memperbanyak doa di malam takbiran. Momen ini sangat tepat untuk memohon agar seluruh ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah SWT.

Selain itu kamu juga bisa berdoa agar dipertemukan kembali dengan Ramadan di tahun berikutnya. Berikut bacaan doa akhir Ramadan: Allahuma laa taj'alhu aakhiril'ahdi min shiyaminaa iyyaahu, fain ja'altahu faj'alnii marhuuman walaa taj'alnii mahruuman.

Artinya: "Ya Allah, janganlah Kau jadikan puasa ini yang terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikan sebaliknya (sebagai puasa terakhir), jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan jangan jadikan aku sebagai orang yang Engkau jauhi."

Kontributor : Trias Rohmadoni

Load More