- Meminta maaf duluan dalam Islam meningkatkan kemuliaan seseorang, terlepas dari posisi merasa benar atau salah.
- Perselisihan antar-sesama Muslim dilarang berlangsung lebih dari tiga malam berdasarkan ajaran Rasulullah SAW.
- Mengalah demi meminta maaf adalah bukti kemenangan atas hawa nafsu dan ego demi menjaga silaturahmi.
Suara.com - Momen Lebaran atau Idulfitri identik dengan tradisi saling memaafkan. Namun, sering kali muncul rasa gengsi atau perasaan "siapa yang salah, dia yang harus datang duluan."
Padahal, dalam pandangan Islam, menjadi pihak yang pertama kali mengulurkan tangan dan meminta maaf memiliki kedudukan yang sangat mulia.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda tidak perlu menunggu orang lain untuk meminta maaf duluan:
1. Jalan Menuju Kemuliaan yang Hakiki
Banyak orang merasa bahwa minta maaf duluan adalah tanda kelemahan atau kekalahan.
Namun, Ustaz Abdullah Taslim, MA menekankan untuk tidak gengsi meminta maaf dan pentingnya berdamai dengan sesama Muslim.
Hal itu berdasarkan potongan hadis riwayat Imam Muslim yang berbunyi, "Ma zadallahu abdan bi'afwin illa izzan".
"Rasulullah SAW menyatakan dalam hadis ini, pemaafan itu hanya menambah kemuliaan, tidak peduli kita merasa salah atau merasa benar. Minta maaf duluan, menegur duluan, mengucapkan salam duluan, itu yang paling baik," terang Ustaz Abdullah Taslim, MA, dikutip dari kanal YouTube Surabaya Mengaji, Rabu (18/3/2026).
2. Batas Maksimal Hanya Tiga Hari
Baca Juga: 20 Caption Idul Fitri 2026 Singkat Tapi Berkesan untuk Instagram dan TikTok
Dalam urusan dunia, perselisihan antar sesama Muslim sangat manusiawi terjadi.
Namun, Rasulullah SAW memberikan batasan tegas: tidak halal bagi seorang Muslim untuk tidak bertegur sapa (boikot) dengan saudaranya lebih dari tiga malam.
Momen Lebaran adalah waktu yang tepat untuk memutus rantai "diam-diaman" tersebut sebelum melampaui batas yang dilarang agama.
3. Bukti Kemenangan Melawan Hawa Nafsu
Meminta maaf duluan, apalagi jika kita merasa berada di pihak yang benar, adalah perjuangan besar untuk menundukkan hawa nafsu. Orang yang berani meminta maaf duluan menunjukkan bahwa ia telah berhasil mengalahkan egonya demi mengamalkan sifat mulia yang diajarkan agama.
Ucapan Permintaan Maaf Lewat Chat WhatsApp
Jika tidak bisa minta maaf secara tatap muka di hari Lebaran, niat tulus tersebut juga bisa disampaikan lewat chat WhatsApp.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur