Lifestyle / Komunitas
Rabu, 18 Maret 2026 | 16:25 WIB
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? (freepik)

Suara.com - Sholat Ied saat Idulfitri merupakan salah satu ibadah yang paling dinantikan setelah sebulan penuh berpuasa. Pelaksanaannya yang dilakukan di pagi hari membuat banyak orang perlu mempersiapkan diri sejak awal. Lantas, sholat Idulfitri 2026 jam berapa?

Selain soal jam pelaksanaan, penentuan tanggal Idulfitri 2026 juga menjadi perhatian. Perbedaan metode antara organisasi Islam dan pemerintah membuat jadwal Lebaran berpotensi tidak sama.

Agar tidak bingung, penting untuk memahami informasi lengkap seputar Idulfitri 2026, mulai dari perkiraan tanggal, jam pelaksanaan sholat Ied, hingga tata cara pelaksanaannya.

Idulfitri 2026 Tanggal Berapa?

Penetapan Hari Raya Idulfitri 2026 di Indonesia kemungkinan akan berbeda, tergantung pada metode yang digunakan. Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan ini menggunakan metode hisab, yaitu perhitungan astronomi yang menentukan posisi hilal tanpa harus menunggu terlihat secara langsung.

Sementara itu, pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU) masih menunggu hasil Sidang Isbat yang akan digelar pada 19 Maret 2026.

Metode yang digunakan adalah gabungan antara hisab dan rukyat, yaitu perhitungan sekaligus pengamatan hilal di lapangan. Dengan pendekatan ini, awal bulan baru ditetapkan jika hilal memenuhi kriteria tertentu, seperti ketinggian minimal dan jarak sudut dari matahari.

Berdasarkan prediksi awal yang tertuang dalam kalender resmi, Idulfitri 2026 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Namun, perlu diingat bahwa tanggal ini masih bersifat sementara dan bisa berubah sesuai hasil Sidang Isbat. Oleh karena itu, masyarakat disarankan menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Baca Juga: Bacaan Takbir Salat Idulfitri, Simak Tata Caranya yang Wajib Dipahami

Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa?

Secara umum, waktu pelaksanaan sholat Idulfitri dimulai setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu zuhur.

Di Indonesia, sholat Id biasanya dilaksanakan pada rentang waktu pukul 06.00 hingga 07.00 pagi waktu setempat.

Namun, waktu yang paling dianjurkan adalah sekitar pukul 06.30 hingga 07.00 pagi, yaitu saat matahari sudah naik setinggi kira-kira satu tombak. Waktu ini dianggap paling utama karena mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Sholat Idulfitri juga dianjurkan dilaksanakan sedikit lebih siang dibandingkan Iduladha. Tujuannya agar umat Muslim memiliki kesempatan untuk menunaikan zakat fitrah terlebih dahulu sebelum berangkat ke tempat sholat.

Tata Cara Sholat Idulfitri

Berikut panduan sholat Idulfitri dalam bentuk poin agar lebih mudah dipahami dan diikuti:

1. Niat Sholat Idulfitri

Niat cukup di dalam hati, namun boleh dilafalkan untuk membantu fokus.

Niat sebagai makmum:

أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatan li ‘îdil fiṭri rak‘ataini ma’mûman lillâhi ta‘âlâ

Artinya: "Aku niat sholat sunnah Idulfitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala."

Niat sebagai imam:

أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatan li ‘îdil fiṭri rak‘ataini imâman lillâhi ta‘âlâ

Artinya: "Aku niat sholat sunnah Idulfitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala."

2. Takbiratul Ihram dan Doa Iftitah

Memulai sholat dengan takbir seperti biasa (Allahu Akbar), dilanjutkan membaca doa iftitah.

3. Rakaat Pertama (7 Kali Takbir Tambahan)

Setelah doa iftitah, lakukan 7 kali takbir tambahan.
Di antara takbir, dianjurkan membaca dzikir berikut:

Bacaan 1:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Allāhu akbar kabīrā, wal-ḥamdu lillāhi katsīrā, wa subḥānallāhi bukratan wa aṣīlā

Artinya: "Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang."

Atau bacaan 2:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subḥānallāh wal-ḥamdu lillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada ."Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar

Setelah itu membaca Surah Al-Fatihah dan dianjurkan membaca Surah Al-A’la. Lanjut ruku’, sujud, dan seterusnya seperti sholat biasa.

4. Rakaat Kedua (5 Kali Takbir Tambahan)

Saat berdiri di rakaat kedua, lakukan 5 kali takbir tambahan. Di sela takbir, membaca dzikir seperti pada rakaat pertama.

Setelah itu membaca Surah Al-Fatihah, dianjurkan membaca Surah Al-Ghasyiyah, dan menyelesaikan sholat hingga salam

5. Khutbah Idulfitri

Setelah salam, jamaah dianjurkan tetap duduk untuk mendengarkan khutbah yang disampaikan khatib. Khutbah terdiri dari dua bagian yang dipisahkan dengan duduk sejenak. Mendengarkan khutbah dengan khusyuk termasuk adab yang dianjurkan.

Demikianlah informasi lengkap terkait sholat Idulfitri 2026 jam berapa, lengkap dengan tata cara yang mudah dipahami. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Load More