- Berbagai fraksi DPR RI gelar program mudik gratis bagi masyarakat luas.
- Program mudik gratis legislator fasilitasi ribuan warga pulang ke kampung halaman.
- Mudik gratis anggota DPR dorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kehadiran perantau.
Suara.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, sejumlah Anggota DPR RI dari berbagai fraksi menunjukkan kepedulian sosial dengan menyelenggarakan program mudik gratis bagi masyarakat. Langkah ini diambil guna memfasilitasi para perantau agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa beban biaya transportasi.
Melansir laman resmi DPR RI, salah satu inisiatif datang dari Fraksi PAN melalui program Mudik Ceria PAN. Dipimpin langsung oleh Ketua Fraksi PAN, Putri Zulkifli Hasan, pemberangkatan peserta dilepas dengan semangat 'Bantu Rakyat Mudik Gratis'.
Tahun ini, jangkauan layanan PAN mencakup delapan provinsi dengan total 28 kabupaten/kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra menggunakan moda transportasi bus serta kereta api.
“Melalui program Mudik Ceria PAN, kami ingin membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih tenang, aman, dan nyaman untuk berkumpul bersama keluarga di Hari Raya,” ujar Putri saat melepas keberangkatan pemudik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/3/2026).
Putri mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat luar biasa, terbukti dengan adanya sekitar 2,3 juta kunjungan pada laman pendaftaran daring. Hal ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat akan fasilitas mudik yang terjangkau.
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Fauzi Amro, kembali menjalankan tradisi mudik gratis yang telah memasuki tahun ketujuh. Berfokus pada perantau di wilayah Jabodetabek, Fauzi menyiapkan 20 armada bus untuk mengangkut hampir seribu pemudik menuju wilayah Sumatra Selatan dan berbagai kota di Pulau Jawa.
“Kegiatan mudik bersama ini sudah memasuki tahun ketujuh. Tahun ini kami memberangkatkan kurang lebih 20 bus dengan tujuan Palembang, Lubuklinggau, Muratara, Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya,” kata Fauzi.
Program ini turut menggandeng sejumlah bank milik negara (Himbara) seperti BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri, serta melibatkan komunitas daerah dan mahasiswa dalam kepanitiaannya. Meski pendaftar mencapai 2.500 orang, keterbatasan kuota membuat proses seleksi dilakukan secara ketat.
Tak ketinggalan, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, kembali menghadirkan program fenomenal Pulang Basamo bagi para perantau asal Sumatra Barat. Pada pelaksanaan tahun keempat ini, total 250 bus disiapkan untuk mengangkut ribuan pemudik.
Baca Juga: Kapolri Lepas 4.009 Peserta Mudik Gratis Polri, Sopir Dipastikan Bebas Narkoba dan Alkohol!
Pada Minggu (15/3/2026), Andre melepas Gelombang II yang terdiri dari 150 bus dengan total 6.000 penumpang menuju Sumatra Barat. Selain meringankan biaya perjalanan, Andre menekankan dampak positif pergerakan pemudik terhadap ekonomi daerah.
Menurutnya, kehadiran perantau di kampung halaman memberikan efek domino besar bagi perekonomian lokal.
"Setiap tahun, perantau Minang mengirimkan dana sekitar Rp20 triliun ke kampung halaman. Kehadiran mereka beserta uang yang dibawa sangat membantu pertumbuhan ekonomi Sumatra Barat," pungkas Andre.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu