Lifestyle / Komunitas
Rabu, 18 Maret 2026 | 20:19 WIB
Tips Styling Hijab Agar Tidak Gerah Saat Keliling Silaturahmi Lebaran (freepik)

Suara.com - Di tengah meningkatnya suhu udara di berbagai wilayah Indonesia, menjaga kenyamanan saat beraktivitas di luar rumah menjadi semakin penting. Hal ini juga berlaku saat memilih hijab untuk menemani momen silaturahmi Lebaran.

Kondisi caca panas ekstrem iini terjadi karena beberapa faktor seperti intensitas sinar matahari yang tinggi, minimnya awan, hingga pengaruh angin muson yang membawa udara kering.

Akibatnya, aktivitas di luar ruangan, termasuk saat Lebaran, terasa lebih melelahkan dan mudah membuat tubuh berkeringat.

Salah memilih hijab bisa membuat kepala terasa panas, berkeringat, hingga mengganggu penampilan. Oleh karena itu, penting untuk memahami tips styling hijab agar tidak gerah saat keliling silaturahmi Lebaran.

Berikut ini tips styling hijab yang bisa kamu terapkan saat Lebaran agar tetap nyaman sepanjang hari, serta rekomendasi bahan hijab yang anti gerah.

Tips Styling Hijab Saat Lebaran Agar Tidak Gerah

Tips Styling Hijab Agar Tidak Gerah Saat Keliling Silaturahmi Lebaran (freepik)

1. Gunakan model hijab yang simpel dan tidak berlapis-lapis

Hindari gaya hijab dengan banyak lilitan di leher karena bisa menghambat sirkulasi udara. Pilih model sederhana seperti sampir satu sisi atau segi empat basic dengan satu peniti di bawah dagu. Semakin simpel styling-nya, semakin ringan dan adem saat dipakai.

2. Terapkan gaya hijab longgar (loose style)

Memakai hijab terlalu ketat bisa membuat kepala terasa panas dan tidak nyaman. Gunakan gaya yang sedikit longgar agar udara tetap bisa mengalir di sekitar leher dan kepala. Selain lebih adem, tampilan ini juga terlihat effortless dan elegan.

Baca Juga: Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam

3. Pilih warna cerah atau pastel

Warna memiliki pengaruh besar terhadap suhu tubuh. Warna terang seperti putih, krem, baby blue, atau peach mampu memantulkan panas matahari. Sebaliknya, warna gelap cenderung menyerap panas sehingga membuat Anda lebih cepat berkeringat.

4. Gunakan inner (ciput) yang tepat dan tidak terlalu ketat

Inner atau ciput berfungsi menjaga hijab tetap rapi, tetapi jika terlalu ketat justru bisa membuat kepala terasa panas dan pusing. Pilih ciput berbahan katun atau rajut yang menyerap keringat dan tetap nyaman dipakai dalam waktu lama.

5. Ikat rambut dengan longgar menggunakan scrunchie

Mengikat rambut terlalu kencang dapat membuat kepala terasa tegang dan panas. Gunakan scrunchie berbahan kain agar lebih lembut dan memberi ruang udara di kulit kepala.

Load More