Suara.com - Di tengah meningkatnya suhu udara di berbagai wilayah Indonesia, menjaga kenyamanan saat beraktivitas di luar rumah menjadi semakin penting. Hal ini juga berlaku saat memilih hijab untuk menemani momen silaturahmi Lebaran.
Kondisi caca panas ekstrem iini terjadi karena beberapa faktor seperti intensitas sinar matahari yang tinggi, minimnya awan, hingga pengaruh angin muson yang membawa udara kering.
Akibatnya, aktivitas di luar ruangan, termasuk saat Lebaran, terasa lebih melelahkan dan mudah membuat tubuh berkeringat.
Salah memilih hijab bisa membuat kepala terasa panas, berkeringat, hingga mengganggu penampilan. Oleh karena itu, penting untuk memahami tips styling hijab agar tidak gerah saat keliling silaturahmi Lebaran.
Berikut ini tips styling hijab yang bisa kamu terapkan saat Lebaran agar tetap nyaman sepanjang hari, serta rekomendasi bahan hijab yang anti gerah.
Tips Styling Hijab Saat Lebaran Agar Tidak Gerah
1. Gunakan model hijab yang simpel dan tidak berlapis-lapis
Hindari gaya hijab dengan banyak lilitan di leher karena bisa menghambat sirkulasi udara. Pilih model sederhana seperti sampir satu sisi atau segi empat basic dengan satu peniti di bawah dagu. Semakin simpel styling-nya, semakin ringan dan adem saat dipakai.
2. Terapkan gaya hijab longgar (loose style)
Memakai hijab terlalu ketat bisa membuat kepala terasa panas dan tidak nyaman. Gunakan gaya yang sedikit longgar agar udara tetap bisa mengalir di sekitar leher dan kepala. Selain lebih adem, tampilan ini juga terlihat effortless dan elegan.
Baca Juga: Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam
3. Pilih warna cerah atau pastel
Warna memiliki pengaruh besar terhadap suhu tubuh. Warna terang seperti putih, krem, baby blue, atau peach mampu memantulkan panas matahari. Sebaliknya, warna gelap cenderung menyerap panas sehingga membuat Anda lebih cepat berkeringat.
4. Gunakan inner (ciput) yang tepat dan tidak terlalu ketat
Inner atau ciput berfungsi menjaga hijab tetap rapi, tetapi jika terlalu ketat justru bisa membuat kepala terasa panas dan pusing. Pilih ciput berbahan katun atau rajut yang menyerap keringat dan tetap nyaman dipakai dalam waktu lama.
5. Ikat rambut dengan longgar menggunakan scrunchie
Mengikat rambut terlalu kencang dapat membuat kepala terasa tegang dan panas. Gunakan scrunchie berbahan kain agar lebih lembut dan memberi ruang udara di kulit kepala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal 'Mandi Uang' di Hari Minggu 21 Juni 2026
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir