News / Internasional
Rabu, 18 Maret 2026 | 19:28 WIB
Ilustrasi posisi hilal penentuan Lebaran. (freepik)
Baca 10 detik
  • Rukyat hilal Syawal dilakukan setelah Maghrib di ufuk barat untuk menentukan awal Idul Fitri 1447 H.
  • Kesaksian valid dari saksi terpercaya diperlukan; observasi astronomi hanya berfungsi sebagai alat bantu resmi.
  • Otoritas Arab Saudi menekankan pengumuman resmi sebagai acuan utama; perbedaan tanggal Idul Fitri antarnegara bisa terjadi.

Suara.com - Rukyat hilal Syawal menjadi momen penting untuk menentukan awal Idul Fitri 1447 H.

Proses pengamatan dilakukan pada malam ke-29 Ramadan, tepat setelah salat Maghrib, dengan fokus ke arah ufuk barat.

“Jika hilal Syawal terlihat, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai 1 Syawal, atau Hari Raya Idul Fitri,” jelas otoritas Saudi.

Jika hilal tidak terlihat karena cuaca atau faktor lain, Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari sebelum Idul Fitri dimulai.

Proses rukyat menekankan kesaksian yang valid. Saksi harus dikenal jujur dan mampu memastikan hilal dengan benar.

Kesaksian sering ditolak jika waktunya salah, arah pengamatan tidak tepat, atau klaimnya tidak sesuai kondisi sebenarnya.

Arab Saudi menegaskan bahwa pengumuman resmi tetap menjadi acuan bagi umat di dalam negeri.

Observatorium dan perhitungan astronomi hanya menjadi alat bantu, bukan pengganti rukyat nyata.

“Hasil pengamatan dikumpulkan oleh komite resmi dan diverifikasi sebelum diumumkan,” kata otoritas Arab Saudi seperti dikutip dari prayertimesksa

Baca Juga: Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang

Masyarakat diimbau melihat ke ufuk barat segera setelah matahari terbenam.

Lokasi terbuka dengan polusi cahaya minimal, serta penggunaan teropong atau teleskop sebagai bantuan diperbolehkan.

Hanya hilal yang terlihat secara nyata yang sah sebagai penentu Idul Fitri.

Perbedaan tanggal Idul Fitri antarnegara dapat terjadi karena hilal tidak terlihat bersamaan di semua wilayah.

Oleh karena itu, umat dianjurkan mengikuti otoritas lokal yang terpercaya, atau jika di Saudi, mengacu pada pengumuman resmi kerajaan.

Etika rukyat hilal juga penting. Hindari menyebarkan klaim tidak diverifikasi, bertengkar di media sosial, atau membingungkan komunitas.

Load More