- Rukyat hilal Syawal dilakukan setelah Maghrib di ufuk barat untuk menentukan awal Idul Fitri 1447 H.
- Kesaksian valid dari saksi terpercaya diperlukan; observasi astronomi hanya berfungsi sebagai alat bantu resmi.
- Otoritas Arab Saudi menekankan pengumuman resmi sebagai acuan utama; perbedaan tanggal Idul Fitri antarnegara bisa terjadi.
Suara.com - Rukyat hilal Syawal menjadi momen penting untuk menentukan awal Idul Fitri 1447 H.
Proses pengamatan dilakukan pada malam ke-29 Ramadan, tepat setelah salat Maghrib, dengan fokus ke arah ufuk barat.
“Jika hilal Syawal terlihat, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai 1 Syawal, atau Hari Raya Idul Fitri,” jelas otoritas Saudi.
Jika hilal tidak terlihat karena cuaca atau faktor lain, Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari sebelum Idul Fitri dimulai.
Proses rukyat menekankan kesaksian yang valid. Saksi harus dikenal jujur dan mampu memastikan hilal dengan benar.
Kesaksian sering ditolak jika waktunya salah, arah pengamatan tidak tepat, atau klaimnya tidak sesuai kondisi sebenarnya.
Arab Saudi menegaskan bahwa pengumuman resmi tetap menjadi acuan bagi umat di dalam negeri.
Observatorium dan perhitungan astronomi hanya menjadi alat bantu, bukan pengganti rukyat nyata.
“Hasil pengamatan dikumpulkan oleh komite resmi dan diverifikasi sebelum diumumkan,” kata otoritas Arab Saudi seperti dikutip dari prayertimesksa
Baca Juga: Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang
Masyarakat diimbau melihat ke ufuk barat segera setelah matahari terbenam.
Lokasi terbuka dengan polusi cahaya minimal, serta penggunaan teropong atau teleskop sebagai bantuan diperbolehkan.
Hanya hilal yang terlihat secara nyata yang sah sebagai penentu Idul Fitri.
Perbedaan tanggal Idul Fitri antarnegara dapat terjadi karena hilal tidak terlihat bersamaan di semua wilayah.
Oleh karena itu, umat dianjurkan mengikuti otoritas lokal yang terpercaya, atau jika di Saudi, mengacu pada pengumuman resmi kerajaan.
Etika rukyat hilal juga penting. Hindari menyebarkan klaim tidak diverifikasi, bertengkar di media sosial, atau membingungkan komunitas.
Berita Terkait
-
Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang
-
Teks Takbiran Idul Fitri Lengkap: Lafal Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
-
Update Posisi Hilal Jelang Idul Fitri di Negara-negara Timur Tengah, Kapan Lebaran 2026?
-
Cerita Mudik Artis 2026: Road Trip Estetik hingga Nostalgia Masa Kecil
-
Dari Bupati Pati Sudewo hingga Eks Menag Yaqut Akan Lebaran di Rutan KPK, Ini Daftar Lengkapnya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu