Lifestyle / Komunitas
Rabu, 18 Maret 2026 | 20:31 WIB
bolehkah makan sebelum sholat ied idulfitri [Suara.com / Eviera Paramita Sandi]

Suara.com - Hari Raya Idulfitri merupakan momen yang sangat istimewa bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan.

Pada pagi hari Idulfitri, umat Muslim dianjurkan melaksanakan sholat ied secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka. Selain itu, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan sebelum berangkat sholat ied, salah satunya adalah makan terlebih dahulu.

Makan sebelum berangkat sholat iedulfitri termasuk salah satu sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa puasa Ramadan telah benar-benar berakhir dan umat Islam diperbolehkan kembali makan di siang hari.

Terdapat riwayat yang menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak berangkat sholat iedulfitri sebelum makan terlebih dahulu. Makanan yang biasa dikonsumsi adalah kurma dengan jumlah ganjil, seperti satu, tiga, atau lima butir.

Amalan ini menjadi pembeda antara hari puasa dan hari raya, sekaligus sebagai bentuk syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Anjuran makan sebelum sholat iedulfitri memiliki beberapa hikmah. Pertama, sebagai tanda bahwa ibadah puasa telah selesai. Setelah menahan diri dari makan dan minum selama sebulan penuh, umat Islam diperintahkan untuk kembali menikmati rezeki yang halal.

Kedua, makan sebelum sholat ied juga dapat membantu menjaga kondisi tubuh agar tetap bertenaga saat melaksanakan ibadah. sholat ied biasanya dilakukan di pagi hari dengan melibatkan banyak orang, sehingga membutuhkan kondisi fisik yang cukup baik. Ketiga, makan sebelum sholat ied menjadi simbol rasa syukur kepada Allah SWT atas keberhasilan menjalani ibadah Ramadan.

Menariknya, anjuran makan sebelum sholat ied hanya berlaku untuk Idulfitri. Pada Hari Raya Iduladha, justru dianjurkan untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum sholat ied. Hal ini karena pada Iduladha, umat Islam dianjurkan untuk makan dari daging kurban setelah pelaksanaan sholat ied dan penyembelihan hewan kurban. Perbedaan ini menunjukkan bahwa setiap hari raya dalam Islam memiliki karakteristik dan sunnah yang berbeda.

Jenis Makanan yang Dianjurkan

Meskipun dalam hadis disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW mengonsumsi kurma sebelum sholat ied, hal ini tidak berarti umat Islam harus selalu makan kurma.

Baca Juga: Bolehkah Sholat Ied Idulfitri Sendirian di Rumah? Ini Hukum dan Kondisi yang Membolehkan

Jika tidak tersedia kurma, seseorang tetap boleh makan makanan lain yang ringan. Yang terpenting adalah menjalankan sunnah makan sebelum salat sebagai bentuk mengikuti ajaran Nabi. Namun, dianjurkan untuk tidak makan secara berlebihan. Cukup dengan porsi ringan agar tubuh tetap nyaman saat melaksanakan salat.

Waktu yang dianjurkan untuk makan adalah sebelum berangkat menuju tempat sholat ied. Biasanya dilakukan setelah mandi dan bersiap di pagi hari.

Tidak perlu menunggu waktu tertentu, yang penting makan dilakukan sebelum sholat ied dilaksanakan. Hal ini juga membantu memastikan bahwa seseorang tidak lagi dalam keadaan berpuasa saat hari raya.

Makan sebelum sholat iedulfitri bukan hanya diperbolehkan, tetapi juga merupakan sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Amalan ini memiliki makna penting sebagai tanda berakhirnya puasa Ramadan serta bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Umat Islam dianjurkan untuk makan secukupnya sebelum berangkat sholat ied, meskipun hanya sedikit seperti beberapa butir kurma. Dengan menjalankan sunnah ini, diharapkan ibadah pada hari raya menjadi lebih sempurna dan penuh keberkahan.

Selain makan, terdapat beberapa sunnah lain yang dianjurkan sebelum sholat iedulfitri, seperti mandi, memakai pakaian terbaik, menggunakan wewangian bagi laki-laki, serta berjalan kaki menuju tempat salat jika memungkinkan. Semua amalan ini bertujuan untuk menyambut hari raya dengan penuh kebahagiaan dan kesucian.

Load More