Lifestyle / Komunitas
Kamis, 19 Maret 2026 | 08:30 WIB
Ilustrasi Silaturahmi Lebaran (Freepik)

Suara.com - Saat Hari Raya Idul Fitri, umat Islam saling menyampaikan doa dan ucapan yang penuh makna. Salah satu ucapan yang paling sering terdengar adalah “Taqabbalallahu minna wa minkum.” Kalimat ini berasal dari bahasa Arab dan memiliki arti “Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian.”

Ucapan tersebut biasanya disampaikan setelah bulan Ramadan sebagai bentuk doa agar seluruh ibadah seperti puasa, salat, zakat, dan berbagai amalan lainnya diterima oleh Allah SWT.

Ucapan ini tidak hanya menjadi tradisi saat Lebaran, tetapi juga mencerminkan nilai persaudaraan dan saling mendoakan dalam Islam. Karena itu, menjawab ucapan tersebut dengan baik juga menjadi bagian dari adab yang dianjurkan.

Ada beberapa cara yang umum dilakukan untuk menjawab ucapan tersebut, mulai dari mengulang doa yang sama hingga menambahkan doa lainnya yang penuh kebaikan. Lantas, jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum apa saja?

1. Menjawab dengan Ucapan yang Sama

Cara paling sederhana dan paling umum untuk menjawab ucapan “Taqabbalallahu minna wa minkum” adalah dengan mengucapkan kembali kalimat yang sama. Dalam tradisi umat Islam, membalas doa dengan doa yang serupa merupakan bentuk saling mendoakan yang baik.

Ketika seseorang mengucapkan kalimat tersebut, ia sebenarnya sedang mendoakan agar amal ibadah Anda selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT. Dengan mengulang ucapan yang sama, Anda juga memberikan doa yang sama kepada orang tersebut.

Jawaban ini sering digunakan dalam berbagai situasi saat Lebaran, baik ketika bersalaman setelah salat Idul Fitri, saat berkunjung ke rumah keluarga, maupun ketika saling mengirim pesan ucapan melalui media sosial atau aplikasi pesan.

Meskipun terlihat sederhana, jawaban ini memiliki makna yang sangat dalam karena menunjukkan bahwa kedua pihak saling mendoakan agar ibadah mereka diterima oleh Allah. Selain itu, penggunaan kalimat yang sama juga memudahkan percakapan karena tidak perlu memikirkan jawaban yang rumit, tetapi tetap mengandung doa yang baik.

Baca Juga: Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum? Ini Cara Membalasnya yang Benar

2. Menambahkan Doa “Shiyamana Wa Shiyamakum”

Selain menjawab dengan kalimat yang sama, banyak orang juga menambahkan doa lain yang masih berkaitan dengan ibadah Ramadan, yaitu “Shiyamana wa shiyamakum.” Kalimat ini berarti “Semoga Allah menerima puasa kami dan puasa kalian.”

Dengan menambahkan kalimat ini, jawaban yang diberikan menjadi lebih lengkap dan mencakup doa khusus terkait ibadah puasa yang telah dijalankan selama sebulan penuh.

Ucapan ini biasanya digabungkan sehingga menjadi “Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.” Jawaban tersebut cukup populer di berbagai negara Muslim, termasuk di Indonesia.

Selain menunjukkan rasa syukur setelah menyelesaikan ibadah puasa, kalimat ini juga menjadi doa agar semua amal selama Ramadan, terutama puasa, benar-benar diterima oleh Allah SWT.

Menambahkan doa seperti ini juga memberikan kesan lebih hangat dan penuh makna dalam percakapan. Ketika seseorang mendengar jawaban tersebut, ia akan merasa didoakan secara tulus. Hal ini juga mencerminkan nilai persaudaraan dalam Islam, di mana umat Muslim saling mendoakan satu sama lain agar mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah.

Load More