Suara.com - Setelah merayakan Idulfitri, banyak umat Muslim ingin menambah pahala dengan puasa sunnah di bulan Syawal. Amalan ini sangat dianjurkan karena keutamaannya yang luar biasa. Lantas, kapan puasa Syawal 2026 dimulai?
Mengetahui jadwal puasa Syawal 2026 sangat penting agar ibadah ini bisa direncanakan dengan baik, sehingga Anda bisa menyesuaikan jadwal puasa sesuai aktivitas sehari-hari tanpa melewatkan kesempatan mendapatkan pahala besar.
Berikut ini informasi lengkap terkait kapan tepatnya tanggal pelaksanaan puasa Syawal 2026, berapa hari yang harus dijalankan, hukum dari puasa ini, hingga keutamaannya.
Mulai Kapan Puasa Syawal 2026?
Puasa Syawal dilakukan setelah Hari Raya Idulfitri. Namun, puasa pada tanggal 1 Syawal diharamkan, sehingga puasa sunnah baru bisa dimulai pada tanggal 2 Syawal.
Tahun 2026, terdapat perbedaan penetapan tanggal Idulfitri. Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, sehingga puasa Syawal bisa dimulai 21 Maret 2026.
Sementara itu, pemerintah, NU, BRIN, dan BMKG memperkirakan 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, sehingga puasa Syawal dapat dimulai 22 Maret 2026.
Namun, tanggal resmi menurut pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama, yang mempertimbangkan hasil rukyat hilal dari berbagai daerah di Indonesia. Jadi, meskipun ada perkiraan, tanggal pastinya baru bisa dipastikan setelah pengumuman resmi sidang isbat.
Secara keseluruhan, periode puasa enam hari di bulan Syawal adalah dari 22 Maret hingga 18 April 2026, tergantung tanggal Idulfitri yang diikuti.
Berapa Hari Puasa Syawal Dilakukan?
Puasa Syawal dianjurkan selama enam hari di bulan Syawal. Namun, enam hari ini tidak harus berturut-turut, sehingga setiap orang bisa menyesuaikan dengan kondisi dan kesibukan masing-masing.
Baca Juga: Sah! 1 Syawal 1447 H Resmi Ditetapkan, Ini Tanggal Lebaran 2026
Banyak yang memilih hari Senin dan Kamis karena memiliki keutamaan tambahan dalam puasa sunnah.
Yang penting adalah memastikan enam hari puasa ini tetap selesai dalam bulan Syawal. Jadi, jika Anda sibuk atau memiliki alasan tertentu, puasa bisa dijalankan secara terpisah, misalnya dua hari lalu jeda, kemudian dilanjutkan empat hari berikutnya.
Hukum Puasa Syawal
Puasa Syawal termasuk puasa sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan dan memiliki pahala besar, tetapi tidak wajib. Jika seseorang tidak sempat menjalankannya, tidak berdosa.
Namun, bagi yang masih memiliki hutang puasa Ramadan, menyelesaikan puasa wajib ini lebih utama sebelum menunaikan puasa Syawal. Dengan begitu, puasa Syawal menjadi tambahan pahala, sementara kewajiban Ramadan tetap tertunaikan.
Keutamaan Puasa Syawal
Puasa Syawal memiliki banyak keutamaan yang bisa meningkatkan pahala dan kesempurnaan ibadah. Beberapa di antaranya:
1. Pahala seperti berpuasa setahun penuh
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan