Suara.com - Pendaftaran UTBK-SNBT 2026 resmi dibuka mulai hari ini, 25 Maret 2026, menandai dimulainya persaingan menuju bangku Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di seluruh Indonesia. Momen ini selalu jadi perhatian ribuan calon mahasiswa, terutama mereka yang sudah menargetkan kampus dan jurusan impian sejak jauh hari.
Salah satu informasi yang paling banyak dicari tentu soal daya tampung yakni berapa jumlah kursi yang tersedia dan seberapa ketat tingkat persaingannya di setiap program studi. Memahami hal ini bisa jadi langkah awal untuk menyusun strategi yang tepat agar peluang lolos semakin besar. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Kuota SNBT 2026: Minimal 40 Persen
Hingga saat ini, panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru atau SNPMB belum merilis angka total daya tampung nasional SNBT 2026 dalam satu data resmi yang terpusat. Meski begitu, sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sudah mulai mengumumkan kuota masing-masing, sehingga bisa jadi gambaran awal bagi peserta.
Secara aturan, pemerintah menetapkan bahwa jalur SNBT harus memiliki porsi minimal tertentu dari total daya tampung PTN. Untuk kampus negeri non-Badan Hukum, kuotanya wajib paling sedikit 40 persen. Sementara itu, untuk PTN Badan Hukum (PTN-BH), batas minimalnya adalah 30 persen. Artinya SNBT tetap menjadi jalur utama dengan peluang cukup besar, meskipun tingkat persaingan bisa berbeda-beda tergantung program studi dan kampus tujuan.
Gambaran Daya Tampung di Beberapa PTN
Sejumlah kampus ternama telah mengumumkan daya tampung SNBT 2026, baik secara total maupun per program studi. Berikut beberapa contohnya:
1. Universitas Negeri Semarang
Total kuota mencapai sekitar 3.818 kursi.
2. Universitas Brawijaya
Menyediakan sekitar 5.833 kursi melalui jalur SNBT.
3. Institut Teknologi Bandung
Kuota dibagi berdasarkan fakultas, seperti:
- FITB: 130 kursi
- FTTM: 115 kursi
- FTMD: 100 kursi
4. Universitas Padjadjaran
Beberapa prodi favorit antara lain:
- Pendidikan Dokter: 100 kursi
- Agroteknologi: 134 kursi
- Ilmu Hukum: 132 kursi
- Farmasi: 75 kursi
- Teknik Informatika: 35 kursi
Baca Juga: Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
5. UPN Veteran Jawa Timur
- Agroteknologi: 116 kursi
- Teknik Kimia/Industri: 120 kursi
Selain itu, kampus lain seperti Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Negeri Surabaya juga telah mempublikasikan daya tampung masing-masing melalui situs resmi mereka.
Total Nasional Masih Menunggu Rilis Resmi
Sebagai perbandingan, pada SNBT 2025 lalu, total kursi yang tersedia mencapai sekitar 284.380 yang tersebar di 145 PTN di seluruh Indonesia. Untuk tahun 2026, jumlahnya diperkirakan tidak jauh berbeda, meski tetap menunggu pengumuman resmi dari pihak SNPMB.
Aturan Pilihan Program Studi
Pada SNBT 2026, peserta diberikan fleksibilitas dalam memilih program studi. Kamu bisa memilih hingga 4 jurusan dengan kombinasi tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Berita Terkait
-
Persaingan Ketat UTBK-SNBT, Ini Cara Siswa Mengukur Kesiapan Lewat Tryout
-
33 Universitas di Jogja yang Menerima KIP Kuliah untuk Seleksi SNBT 2026
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Aturan Ukuran Unggah Foto SNPMB 2026 yang Benar dan Daftar Situs Kompres Gratis
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Efektifkah Tanaman Hias Memurnikan Udara? Ini Penjelasan Sains
-
Syarat dan Cara Daftar Petugas Sensus Ekonomi 2026 BPS, Ini Jadwalnya
-
Berbahasa Prancis, Begini Cara Baca Nama Anak Alyssa dan Al Ghazali Biar Nggak Keseleo Lidah
-
7 Sepatu Lari Tanpa Tali Paling Worth It, Nyaman dan Anti Ribet Dipakai Seharian
-
14 Mei 2026 Libur Apa? Simak Jadwal Lengkap Long Weekend Resmi dari SKB 3 Menteri
-
Apakah Ibu Hamil Boleh Memakai Lipstik Hanasui?
-
Jadi Kakek Nenek, Beda Panggilan Maia Estianty dan Ahmad Dhani Sambut Cucu Pertama
-
7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
-
Aksa Anak Soimah Kerja Apa? Putuskan Nikah Muda dengan Yosika Ayumi
-
Yosika Ayumi Berumur Berapa? Sah Nikahi Aksa Uyun Anak Soimah