- Istilah hijau miskin viral karena asosiasi warna gas melon dan bantuan.
- Warna Green Gecko dengan kode #6CC24A menjadi identitas utama fenomena ini.
- Faktor harga cat yang ekonomis membuat warna ini populer di masyarakat.
Suara.com - Istilah 'hijau miskin' viral di media sosial dalam dua minggu terakhir. Ternyata terdapat sejarah mengenai fenomena 'cat hijau miskin' yang ramai dibicarakan netizen.
'Hijau miskin' tak pertama kali viral tahun ini. Istilah tersebut sempat viral sekitar tahun 2023-2024 saat netizen membahas iklan rumah seharga Rp270 miliar.
Publik saat itu membahas warna premium pada rumah yang tak menampilkan warna hijau.
"Temboknya bukan cat warna hijau. Fix, tembok warna hijau, tembok orang miskin," tulis akun fanspage So**t Mi**in saat mengunggah video iklan rumah Rp270 miliar.
"Ternyata rumahku warna hijau miskin, mau ganti cat ah warna hijau kaya," balas @Le**a**ts.
"Simple aja, warna tabung gas melon," pendapat @or**gb*ik.
Sejarah Istilah 'Cat Hijau Miskin'
Netizen mengasosiasikan warna hijau dengan kemiskinan berawal dari gas subsidi 3 kilo (gas melon) yang dicat hijau.
Tak hanya itu, program TNI yang membangun rumah warga tak mampu serta mengecatnya memakai warna hijau membuat istilah 'cat hijau miskin' atau 'hijau miskin' viral di media sosial.
Baca Juga: Siomay Bukan Dimsum: Memahami Istilah yang Tertukar dalam Kuliner Tiongkok
Namun sebagai catatan, tak semua warna hijau dikategorikan 'miskin' oleh netizen.
Warna tersebut mempunyai kode tersendiri yaitu Pantone Hijau #6CC24A (Green Gecko). Cat dengan kode warna '#6CC24A' diasosiasikan oleh netizen sebagai hijau miskin.
Warna Green Gecko yang viral di media sosial berakar dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Program ini dirancang untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur serta fasilitas umum, termasuk perbaikan hunian bagi masyarakat kelas ekonomi bawah.
Karena rumah-rumah hasil renovasi dalam program tersebut identik dengan cat berwarna hijau mencolok, publik pun mulai mengasosiasikan skema warna tersebut dengan simbol bantuan sosial bagi warga kurang mampu.
Dilihat dari sisi praktis, pemilihan warna ini berkaitan erat dengan faktor ekonomi dan aksesibilitasnya di pasar.
Berita Terkait
-
Viral Rumah Dibobol Maling saat Salat Ied, Brankas Berisi 1 Kg Emas Raib
-
PUI Kritik DPR: Jangan Cuma Kasus Viral, Kawal Kanjuruhan dan KM 50 Secara Serius
-
Viral Wanita Tak Dikenal Masuk Rumah Owner Skincare Tanpa Izin, Diusir Malah Melawan
-
Ulasan Novel Lalita, Menelusuri Jejak Sejarah 1965 di Balik Candi Borobudur
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kecantikan Masuk Era Regeneratif, Perawatan Kulit Kini Fokus ke Kesehatan Sel Jangka Panjang
-
5 Potret Gaya Hidup Mewah Vanessa Nabila, Wanita yang Dekat dengan Gubernur Ahmad Luthfi
-
Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus
-
6 Shio Paling Beruntung pada Rabu 13 Mei 2026, Ada Shio Babi dan Kuda
-
Urutan Basic Skincare Wardah untuk Kulit Berjerawat, Wajah Jadi Bersih dan Sehat
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Siapkan Imbalan Rp50 Juta
-
Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026
-
YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah
-
Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?
-
Di Tengah Penatnya Jakarta, Nyanyi Bareng Jakarta Bangun Komplek Digital untuk Saling Terhubung