- Warna merah simbolkan darah Yesus Kristus dan kasih Allah saat ibadah.
- Warna hitam gambarkan duka cita dan suasana tobat pada Jumat Agung.
- Umat diimbau pakai baju sopan, bersih, dan tidak mencolok saat ibadah.
Suara.com - Menjelang peringatan Jumat Agung, umat Kristiani dan Katolik mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti ibadah guna mengenang wafatnya Yesus Kristus.
Selain persiapan batin, salah satu hal yang sering menjadi pertanyaan adalah baju yang pantas dipakai untuk perayaan Jumat Agung.
Pemilihan warna pakaian saat Jumat Agung sebenarnya memiliki makna simbolis yang mendalam dalam tradisi gereja.
Agar tidak bingung, simak panduan warna baju Jumat Agung beserta maknanya berikut ini.
1. Warna Merah
Dalam tradisi liturgi Gereja Katolik, merah adalah warna resmi untuk hari Jumat Agung.
Warna ini bukan sekadar estetika, melainkan simbol dari darah Yesus Kristus yang tercurah di kayu salib demi menebus dosa umat manusia.
Selain melambangkan darah, warna merah juga melambangkan api kasih Allah dan kekuatan Roh Kudus.
Dengan mengenakan pakaian berwarna merah, umat diajak untuk merenungkan pengorbanan besar dan kasih yang tak terhingga dari Kristus.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka untuk Kaki Lebar, Nyaman dan Bebas Lecet
2. Warna Hitam
Selain merah, warna hitam juga sering menjadi pilihan umat saat menghadiri ibadah Jumat Agung.
Secara tradisional, hitam adalah warna duka cita dan berkabung.
Penggunaan baju warna hitam menggambarkan kesedihan umat atas penderitaan dan wafatnya Yesus.
Meski dalam beberapa reformasi liturgi modern posisi warna hitam mulai digantikan oleh merah atau ungu, banyak umat yang masih memilih hitam untuk menunjukkan suasana tobat dan keheningan yang mendalam.
Namun, Gereja tidak memberikan aturan kaku yang mewajibkan umat hadir perayaan Jumat Agung dengan pakaian warna tertentu.
Berita Terkait
-
Update Harga BBM Hari Ini 31 Maret 2026: Pertalite sampai Pertamax
-
7 Mobil Listrik Termurah Solusi Krisis BBM, Harga Mulai Rp 75 Jutaan
-
Perjalanan Naik Turun Harga BBM dari Era Presiden Soekarno hingga Prabowo
-
Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam
-
Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia
-
Vino G Bastian Ubah Total Bentuk Tubuhnya Demi Film Adaptasi India Drishyam
-
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Skema Wakaf Saham Masih Diperbaiki
-
KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby
-
BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik