- Buttonscarves berkolaborasi dengan ikon fashion Jerman, Alexandra Lapp, untuk meluncurkan koleksi scarf dan tas bernuansa elegan.
- Koleksi ini menggunakan material premium dan desain timeless guna memperluas jangkauan pasar global bagi brand Asia Tenggara.
- Produk hasil kolaborasi tersebut kini telah tersedia secara resmi melalui gerai fisik, situs web, serta aplikasi Buttonscarves.
Suara.com - Kolaborasi lintas budaya kembali hadir dalam lanskap fashion global. Kali ini, Buttonscarves menggandeng Alexandra Lapp, seorang fashion icon asal Jerman yang dikenal dengan gaya polished, effortless, dan elegan.
Pertemuan dua perspektif ini tidak hanya melahirkan koleksi baru, tetapi juga membuka ruang dialog antara identitas Asia Tenggara dan estetika Eropa yang modern.
Mengusung semangat membawa suara Asia Tenggara ke panggung global, kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi Buttonscarves untuk memperluas jangkauan sekaligus memperkenalkan kekayaan craftsmanship regional ke audiens yang lebih luas.
Di sisi lain, karakter gaya Alexandra Lapp yang memadukan elemen klasik dan sentuhan modern terasa sejalan dengan DNA Buttonscarves yang mengedepankan desain timeless dan versatile.
Koleksi Buttonscarves x Alexandra Lapp hadir dengan detail yang mencerminkan signature aesthetic Alexandra, elegan, refined, namun tetap relevan untuk keseharian.
Material yang digunakan pun dipilih secara premium, mulai dari scarf berbahan 100% silk dengan tekstur halus dan kilau lembut, hingga voile yang ringan dan nyaman dikenakan sepanjang hari. Setiap motif dirancang dengan detail, menghadirkan tampilan yang sophisticated tanpa terasa berlebihan.
Tak hanya scarf, koleksi ini juga menghadirkan Alexandra Bag, sebuah tas dengan siluet klasik yang tak lekang oleh waktu. Dibuat dari pebble leather, tas ini dilengkapi dengan detail khas berupa gold “B” hardware yang menjadi identitas brand.
Desainnya semakin fungsional dengan tambahan strap yang dapat dilepas, memungkinkan tas digunakan baik sebagai handbag maupun sling bag, menyesuaikan kebutuhan gaya hidup wanita modern yang dinamis.
Lebih dari sekadar koleksi modest fashion, kolaborasi ini menawarkan pendekatan styling yang lebih fleksibel dan inklusif. Scarf dalam koleksi ini tidak hanya difungsikan sebagai penutup kepala, tetapi juga dapat menjadi aksesori pelengkap outfit, mulai dari lilitan di leher hingga aksen pada tas.
Baca Juga: Trend Alert: Kulot Kembali Jadi Andalan, Ini Cara Styling-nya Biar Tetap Modern
Hal ini menciptakan kemungkinan styling yang lebih luas dan personal, menjadikan setiap piece terasa adaptif untuk berbagai gaya dan kesempatan. Melalui kolaborasi ini, Alexandra Lapp juga membagikan perspektifnya dalam berbusana, sebuah keseimbangan antara klasik dan modern yang terasa natural.
Pendekatannya menekankan bahwa gaya tidak harus rumit untuk terlihat elegan, melainkan cukup dengan padu padan yang tepat dan effortless. Linda Anggrea, CEO Buttonscarves, menegaskan bahwa kolaborasi ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar proyek kreatif.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi kami sebagai brand dari Asia Tenggara untuk masuk ke ruang yang lebih global. Lebih dari sekadar kolaborasi, ini adalah tentang mempertemukan perspektif dan menghadirkan sesuatu yang terasa relevan bagi audiens yang lebih luas. Alexandra merepresentasikan gaya yang timeless namun tetap relevan, dan itu sangat sejalan dengan apa yang ingin kami hadirkan melalui Buttonscarves,” ujarnya.
Kini, koleksi Buttonscarves x Alexandra Lapp telah tersedia di seluruh store Buttonscarves, serta dapat diakses melalui website dan aplikasi resmi.
Sebuah koleksi yang tidak hanya berbicara tentang gaya, tetapi juga tentang bagaimana fashion dapat menjadi jembatan antara budaya, perspektif, dan identitas yang berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Cara Menggunakan Facial Foam yang Tepat, Lengkap dengan 3 Rekomendasi Produk Lokal
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
3 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Juli 2026, Siap-Siap Menyambut Hari Baik
-
6 Arti Mimpi Dipoligami Suami Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?
-
Tren Home Wellness Kian Diminati, Kualitas Air dan Udara Kini Jadi Prioritas Keluarga Modern
-
Beda Bedak Padat Wardah Colorfit dan Lightening, Mana yang Paling Sesuai Jenis Kulitmu?
-
Apakah Bedak Marina Tahan Lama? Cek Klaim Brand dan Ulasan Pengguna
-
Beda Two Way Cake dan Powder Foundation, Mana yang Lebih Bagus?
-
Bedanya Scarlett Whitening Acne Serum vs Brightly Ever After, Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?
-
Dikaitkan dengan Ritual Pesugihan, Viral Daftar Harga Layanan Ritual di Gunung Kawi