- Sepatu lari Asics menjadi favorit banyak orang karena kenyamanan yang diberikan.
- Salah satu seri running shoes yang dikenal berkualitas untuk performa lari adalah Asics Nimbus.
- Buat yang mencari alternatifnya, simak 4 rekomendasi sepatu Asics yang tak kalah keren.
Suara.com - Di dunia olahraga, Asics dikenal sebagai salah satu merek yang terkenal berkualitas. Untuk lini sepatu lari, Asics pun menawarkan banyak pilihan.
Mencari sepatu lari yang pas ialah investasi jangka panjang untuk kesehatan kaki, baik bagi pelari veteran maupun pemula. Seri Asics Nimbus sering disebut-sebut sebagai "rajanya" kenyamanan.
Namun bagi yang mencari alternatif Nimbus yang tak kalah ringan dan responsif, ini 5 pilihannya untuk menemani aktivitas lari sehari-hari.
1. Asics Superblast 2: Booster Kecepatan dan Jarak
Superblast 2 cocok bagi yang mengejar performa maksimal tanpa gangguan. Sepatu ini adalah perpaduan antara kenyamanan maksimal dan energi balik yang tinggi.
Teknologi Midsole menggunakan kombinasi busa FF TURBO™ (di bagian atas) dan FF BLAST™ PLUS Eco (di bagian bawah). Hasilnya? Pantulan yang luar biasa untuk speed work.
Desain wider base (tapak lebih lebar) dan teknologi ASICSGRIP™ memastikan Anda tetap stabil meski berlari dalam kecepatan tinggi atau menempuh jarak jauh.
Harga: mulai Rp3,2 juta.
2. Asics Gel Cumulus 27: Trainer Harian yang Seimbang
Jika mencari sepatu serbaguna untuk latihan harian hingga lari jarak jauh, Gel Cumulus adalah partner yang sangat loyal. Sepatu ini dirancang untuk pelari dengan gaya lari netral.
Menggabungkan FF BLAST™ Plus dan PureGEL™ untuk sensasi mendarat yang empuk namun tetap responsif saat melakukan take-off.
Baca Juga: 5 Sepatu Lari dengan Busa Responsif yang Bikin Langkah Lebih Ringan dan Hemat Tenaga
Desainnya menarik karen menggunakan jacquard mesh yang lembut dan ringan, memastikan transisi langkah terasa mulus tanpa membebani kaki.
Harga: Mulai dari Rp2 jutaan.
3. Asics Gel Kayano 30: Penyelamat Kaki Flat & Overpronasi
Berbeda dengan seri lainnya, Gel Kayano 30 berfokus pada stabilitas. Sepatu ini sangat direkomendasikan bagi pelari yang memiliki kaki datar atau sering mengalami overpronation.
Teknologi 4D GUIDANCE SYSTEM™ yang dimiliki secara adaptif menyesuaikan stabilitas sepatu mengikuti perubahan cara melangkah Anda saat mulai lelah.
Meski fokus pada stabilitas, hadirnya midsole FF BLAST+ ECO menjamin kaki tetap terasa mewah dan lembut, bahkan untuk lari maraton sekalipun.
Harga: Mulai dari Rp 2 Juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu
-
ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding
-
2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan
-
Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil
-
Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!
-
Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden
-
Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?
-
Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki
-
81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026
-
Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan