Lifestyle / Female
Jum'at, 10 April 2026 | 12:20 WIB
ilustrasi memakai sunscreen (freepik/ArtPhoto_studio)
Baca 10 detik
  • Ahli dermatologi Indonesia merekomendasikan penggunaan day cream terlebih dahulu.
  • Day cream harus digunakan sebelum sunscreen agar nutrisi terserap maksimal.
  • Penggunaan sunscreen di langkah terakhir sangat penting untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB.

Suara.com - Di pagi hari, rutinitas skincare sering kali membuat bingung, terutama soal dua produk andalan: day cream dan sunscreen. Banyak orang bertanya-tanya, “Mana yang harus dipakai dulu? Day cream dulu atau sunscreen dulu?”

Pertanyaan ini muncul karena keduanya sama-sama penting, tapi punya fungsi berbeda. Salah urutan bisa membuat manfaat produk berkurang, bahkan kulit jadi kurang terlindungi dari sinar UV yang menjadi penyebab utama penuaan dini, flek hitam, dan kanker kulit.

Day cream adalah pelembap yang dirancang khusus untuk pagi hari. Biasanya mengandung bahan aktif seperti hyaluronic acid, niacinamide, atau antioksidan yang melembapkan, menutrisi, dan menjaga barrier kulit sepanjang hari. Teksturnya ringan hingga sedang, sehingga mudah meresap.

Sementara sunscreen berfungsi sebagai “perisai” fisik atau kimiawi yang memblokir sinar UVA dan UVB. SPF-nya bekerja paling optimal ketika berada di lapisan paling luar kulit.

Menurut para ahli dermatologi dan pakar kecantikan di Indonesia, jawabannya jelas: day cream dulu, baru sunscreen.

Urutan ini bukan sekadar aturan baku dari yang cair ke yang kental, tapi didasarkan pada cara kerja kedua produk tersebut.

Day cream perlu waktu untuk meresap ke dalam lapisan kulit agar nutrisi dan kelembapannya bekerja maksimal. Jika sunscreen dipakai lebih dulu, day cream yang dioles di atasnya justru bisa mengganggu atau mengencerkan formula sunscreen, sehingga proteksi SPF-nya menurun.

Bayangkan sunscreen seperti mantel hujan yang harus berada di luar. Kalau kamu pakai baju dulu baru mantel, fungsi mantel tetap terjaga. Tapi kalau mantel dulu lalu baju di atasnya, air hujan tetap bisa meresap.

Begitu pula dengan kulit: sunscreen harus menjadi langkah terakhir agar membentuk lapisan pelindung yang utuh.

Baca Juga: 5 Sunscreen Lokal dengan Kualitas Premium untuk Cegah Penuaan Dini

Urutan Skincare Pagi yang Benar dan Lengkap

Agar tidak salah langkah, berikut urutan skincare pagi yang direkomendasikan ahli:

  1. Cuci muka dengan facial wash yang sesuai jenis kulit (untuk membersihkan minyak dan kotoran semalaman).
  2. Toner (opsional) untuk menyeimbangkan pH kulit.
  3. Serum atau essence sesuai kebutuhan (misalnya brightening atau anti-aging).
  4. Day cream – tunggu 1-2 menit hingga meresap sempurna.
  5. Sunscreen – sebagai penutup, oleskan secukupnya (sekitar ¼ sendok teh untuk wajah dan leher). Tunggu 15-20 menit sebelum keluar rumah agar formula aktif bekerja.

Jika day cream kamu sudah mengandung SPF tinggi (minimal 30), kamu boleh melewatkan sunscreen terpisah. Tapi kebanyakan dokter kulit tetap menyarankan sunscreen tambahan untuk proteksi ekstra, terutama kalau kamu sering beraktivitas di luar ruangan.

Mengapa Urutan Ini Penting?

1. Efektivitas sunscreen maksimal: Sunscreen yang diaplikasikan terakhir tidak akan terganggu oleh produk lain, sehingga SPF-nya bekerja sesuai klaim.

2. Kulit tetap lembap dan sehat: Day cream memberi nutrisi yang dibutuhkan kulit kering atau normal, mencegah iritasi akibat sunscreen yang kadang drying.

Load More