- Rambut rontok bisa terjadi karena stres, kurang nutrisi, atau perawatan yang kurang tepat.
- Perubahan sederhana seperti pola makan, cara merawat rambut, dan istirahat cukup bisa membantu menguranginya.
- Simak tips lengkapnya agar rambut kembali kuat dan sehat secara bertahap.
Suara.com - Rambut rontok sering muncul tiba-tiba dan menimbulkan kekhawatiran. Padahal, kondisi ini sebenarnya normal karena rambut sehat bisa rontok sekitar 50–100 helai per hari sebagai bagian dari siklus pertumbuhan alami.
Masalah baru dianggap serius jika jumlahnya berlebihan, terjadi terus-menerus, atau mulai terlihat penipisan di area tertentu.
Penyebabnya cukup beragam, mulai dari stres berat, perubahan hormon setelah melahirkan, kekurangan nutrisi, hingga efek samping obat atau kondisi kesehatan tertentu.
Dalam berbagai tinjauan medis, salah satu penyebab yang paling sering ditemukan adalah telogen effluvium, yaitu kondisi ketika rambut lebih cepat masuk ke fase istirahat akibat pemicu seperti stres fisik atau kekurangan nutrisi.
Namun, banyak langkah sederhana yang bisa membantu memperbaiki kondisi ini.
Berikut beberapa tips yang didukung bukti ilmiah dan mudah diterapkan dalam rutinitas harian di rumah.
1. Perbaiki Asupan Nutrisi dari Dalam
Rambut tersusun terutama dari protein, sehingga kekurangan zat penting seperti zat besi, zinc, atau vitamin D bisa mempercepat kerontokan.
Menurut penelitian Guo dan Katta pada 2017, kekurangan nutrisi ini sering menjadi pemicu utama rambut rontok difus.
Baca Juga: 5 Tips agar Anak Cepat Gemuk dalam 1 Minggu, Efektif tapi Tetap Aman
Hal ini juga diperkuat oleh studi Almohanna dkk pada 2019 yang menekankan pentingnya vitamin dan mineral tersebut dalam siklus pertumbuhan rambut.
Untuk membantu dari dalam, konsumsi makanan tinggi protein seperti telur, ikan, kacang-kacangan, dan sayuran hijau bisa menjadi pilihan.
Di Indonesia, daun katuk juga sering disebut bermanfaat karena mengandung flavonoid dan nutrisi yang mendukung aliran darah ke folikel rambut. Ini berdasarkan penelitian Fakhrizal dan Saputra pada 2020.
Konsumsi secara rutin dalam bentuk sayur atau jus bisa menjadi tambahan alami yang mudah didapat.
2. Kelola Stres dengan Baik
Stres fisik maupun mental termasuk pemicu umum telogen effluvium. Menurut ulasan medis di StatPearls pada 2024, kondisi ini umumnya bisa membaik jika pemicunya berhasil dikendalikan, meski proses pemulihan bisa memakan waktu beberapa bulan.
Berita Terkait
-
5 Tips agar Anak Cepat Gemuk dalam 1 Minggu, Efektif tapi Tetap Aman
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Ketidakseimbangan Lipid Picu Ketombe dan Rambut Kering, Ini Solusi Perawatan Menyeluruhnya
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak
-
Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli
-
Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau
-
"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'
-
Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?
-
Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun
-
Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli