Suara.com - Minat masyarakat terhadap lowongan kerja sebagai manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dan pengelola Kampung Nelayan Merah Putih melonjak tajam sejak pendaftaran resmi dibuka.
Dalam hitungan hari, jumlah pelamar langsung membludak hingga ratusan ribu orang, menandakan tingginya kebutuhan kerja sekaligus besarnya daya tarik program ini.
Berdasarkan data per 20 April 2026, jumlah pendaftar telah mencapai 383.830 orang. Angka ini hampir menyentuh 400 ribu pelamar, sebuah jumlah yang sangat besar jika dibandingkan dengan total formasi yang tersedia.
Pemerintah sendiri hanya membuka sekitar 35.476 posisi, yang terdiri dari 30.000 formasi untuk manajer Koperasi Merah Putih dan 5.476 posisi untuk Kampung Nelayan Merah Putih.
Dengan selisih yang sangat jauh antara pelamar dan kebutuhan, persaingan dalam seleksi dipastikan berlangsung ketat. Lantas, kapan batas akhir pendaftaran manajer Koperasi Merah Putih 2026?
Pemerintah membuka pendaftaran sejak 15 April 2026 dan hanya memberikan waktu selama 10 hari. Artinya, batas akhir pendaftaran jatuh pada 24 April 2026. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait perpanjangan waktu pendaftaran.
Oleh karena itu, pelamar diimbau untuk segera menyelesaikan seluruh proses pendaftaran sebelum tenggat waktu berakhir.
Durasi yang singkat ini menjadi salah satu alasan mengapa pendaftar langsung membludak sejak hari-hari awal. Banyak pencari kerja tidak ingin kehilangan kesempatan, apalagi posisi yang ditawarkan memiliki prospek yang cukup menjanjikan.
Lowongan ini tidak hanya menarik karena jumlahnya yang besar, tetapi juga karena perannya yang strategis dalam pembangunan ekonomi desa dan wilayah pesisir.
Baca Juga: E-Meterai Bisa Beli di Alfamart? Ini Info Penting untuk Daftar Manajer Koperasi Merah Putih
Program Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi berbasis komunitas.
Selain itu, pelamar yang lolos nantinya akan bekerja di bawah naungan BUMN, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara untuk Kopdes dan PT Agrinas Jaladri Nusantara untuk sektor nelayan.
Status kepegawaian yang ditawarkan adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), yang tetap dinilai menarik di tengah kondisi pasar kerja yang kompetitif.
Pada tahap awal rekrutmen 2026, pemerintah membuka total 35.476 formasi, dengan rincian:
- Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih: 30.000 posisi
- Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih: 5.476 posisi
Jumlah ini menunjukkan skala besar program yang tengah dijalankan pemerintah dalam memperkuat sektor ekonomi lokal.
Jadwal Lengkap Seleksi Kopdes Merah Putih 2026
Agar tidak terlewat tahapan penting, pelamar perlu mencermati timeline seleksi berikut ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus
-
Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa
-
Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat
-
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen
-
Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi