- Makanan ultra proses seperti nugget, sosis, dan minuman kemasan semakin sering dikonsumsi anak-anak karena praktis.
- Padahal, kandungan gizinya rendah dan dapat meningkatkan risiko stunting, obesitas, serta gangguan pertumbuhan tulang.
- Orang tua disarankan membatasi makanan kemasan dan lebih memilih makanan segar serta bergizi seimbang.
Suara.com - Produk Ultra Processed Food (UPF) belakangan ini semakin mudah ditemui di rak-rak supermarket maupun toko kelontong.
Mulai dari sosis, nugget, hingga camilan manis dalam kemasan, semuanya menawarkan kemudahan karena siap santap kapan saja.
Bagi sebagian keluarga, makanan-makanan tersebut sering kali dianggap sebagai solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan makan anak di tengah padatnya aktivitas harian.
Namun, di balik kepraktisan makanan ultra proses, ada ancaman kesehatan yang mengintai pertumbuhan anak-anak.
Berbeda dengan makanan segar atau minimal proses, produk UPF telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga kandungan nutrisi aslinya sering kali hilang selama proses pembuatan.
Padahal, masa balita merupakan periode emas di mana tubuh membutuhkan asupan nutrisi terbaik untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal.
Mengonsumsi makanan hasil olahan pabrik secara berlebihan dapat membawa dampak jangka panjang yang merugikan, mulai dari masalah gizi hingga gangguan fisik yang bersifat permanen di masa depan.
Apa Itu Makanan Ultra Proses?
Berdasarkan klasifikasi NOVA, makanan ultra proses adalah produk yang diproduksi melalui berbagai proses industri dan biasanya mengandung zat tambahan untuk meningkatkan cita rasa.
Baca Juga: Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas
Bahan-bahan seperti pewarna, perasa buatan, pengemulsi, hingga pengawet ditambahkan agar produk memiliki daya tarik sensorik yang tinggi dan masa simpan yang lebih lama.
Beberapa contoh produk UPF yang sering ditemui di sekitar kita meliputi sebagai berikut.
- Daging olahan seperti sosis, nugget, dan kornet.
- Minuman bersoda dan jus buah kemasan.
- Camilan seperti es krim, cokelat, permen, dan biskuit.
- Sereal sarapan dan susu formula tertentu.
Ancaman Kesehatan bagi Balita
Mengenai dampaknya secara spesifik, terdapat temuan penting mengenai kaitan antara konsumsi produk ini dengan kondisi fisik anak.
Mengutip dari artikel ilmiah karya Eka Putri Rahmadhani , makanan ultra proses terbukti berhubungan dengan berbagai masalah kesehatan serius pada anak, mulai dari kelebihan berat badan hingga anemia.
Selain itu, konsumsi berlebihan dapat mengganggu pembentukan serta kepadatan tulang, yang berujung pada terhambatnya pertumbuhan tinggi badan.
Berita Terkait
-
Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas
-
Makanan Prajurit AS 'Tak Layak' Saat Perang Iran, Netizen Sebut Lebih Enak MBG
-
Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran
-
49 Siswa di Cilegon Diduga Keracunan MBG, Polisi Telusuri Sisa Makanan Hingga Darah Korban
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung