News / Internasional
Sabtu, 18 April 2026 | 11:03 WIB
Angkatan Laut Amerika Serikat membantah keras laporan yang menyebut kapal perang mereka di Timur Tengah mengalami kekurangan makanan. [NY Post]
Baca 10 detik
  • Angkatan Laut Amerika Serikat membantah laporan kekurangan makanan pada kapal perang USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli di Timur Tengah.
  • Pejabat militer memastikan seluruh awak mendapatkan pasokan makanan bernutrisi dengan porsi penuh untuk mendukung keberlangsungan misi tempur mereka.
  • Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan bahwa logistik kedua kapal tersebut dalam kondisi aman dengan persediaan lebih dari tiga puluh hari.

Suara.com - Angkatan Laut Amerika Serikat membantah keras laporan yang menyebut kapal perang mereka di Timur Tengah mengalami kekurangan makanan.

Isu ini mencuat setelah beredarnya foto-foto makanan yang dinilai tidak layak di media sosial.

“Laporan terbaru yang menyebut kekurangan makanan dan kualitas buruk di kapal kami adalah tidak benar,” demikian pernyataan resmi dari Kantor Kepala Operasi Angkatan Laut yang dipimpin Laksamana Daryl Caudle dilansir dari NY Post.

Dalam pernyataannya, pihak Angkatan Laut memastikan kapal induk USS Abraham Lincoln dan kapal serbu amfibi USS Tripoli memiliki pasokan makanan yang cukup.

Militer AS menegaskan seluruh awak tetap mendapatkan makanan dengan porsi penuh dan gizi seimbang.

“Setiap awak menerima makanan yang cukup dan bernutrisi. Kesehatan serta kesejahteraan personel adalah prioritas utama,” lanjut pernyataan tersebut.

Sebelumnya, beredar oto nampan makanan dengan porsi kecil yang disebut berasal dari kedua kapal tersebut.

Angkatan Laut Amerika Serikat membantah keras laporan yang menyebut kapal perang mereka di Timur Tengah mengalami kekurangan makanan. [NY Post]

Salah satu gambar menunjukkan hanya sedikit daging suwir dan satu tortilla, sementara lainnya menampilkan wortel rebus, daging kering, dan makanan olahan berwarna abu-abu.

Keluarga awak kapal bahkan mengeluhkan kualitas makanan yang dinilai tidak layak.

Baca Juga: Trump Larang Israel Serang Lebanon, Benjamin Netanyahu Langsung Manut

“Makanannya hambar dan tidak cukup, mereka terus merasa lapar,” ujar seorang pastor di West Virginia yang mengaku mendapat cerita dari keluarga personel militer.

Foto-foto tersebut langsung viral dan memicu kritik tajam di media sosial.

Sejumlah pengguna menyebut makanan itu tidak layak bahkan untuk anjing hingga menyerupai ransum kelaparan.

Meski demikian, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth turut membantah tudingan tersebut.

Hegseth menyebut laporan itu sebagai berita palsu dan memastikan pasokan logistik dalam kondisi aman.

“Tim saya telah mengonfirmasi, kedua kapal memiliki persediaan makanan lebih dari 30 hari. Personel kami mendapatkan yang terbaik,” tulis Hegseth di platform X.

Load More