Ilustrasi sosis. (Pexels/Pixabay)
Baca 10 detik
- Makanan ultra proses seperti nugget, sosis, dan minuman kemasan semakin sering dikonsumsi anak-anak karena praktis.
- Padahal, kandungan gizinya rendah dan dapat meningkatkan risiko stunting, obesitas, serta gangguan pertumbuhan tulang.
- Orang tua disarankan membatasi makanan kemasan dan lebih memilih makanan segar serta bergizi seimbang.
Hal tersebut menyebabkan fisik anak berisiko menjadi lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak normal seusianya.
Penelitian lain juga menunjukkan data yang cukup mengkhawatirkan, yaitu sebagai berikut.
- Risiko Stunting: Anak-anak yang sering mengonsumsi minuman kemasan manis berperisa memiliki risiko dua kali lebih besar untuk mengalami stunting.
- Gangguan Tulang: Kandungan gizi yang tidak memadai dalam UPF dapat mempercepat pematangan tulang yang tidak sempurna, sehingga memicu kejadian stunting di kemudian hari.
- Masalah Berat Badan: Konsumsi minuman berkarbonasi dan camilan ringan secara rutin berkaitan erat dengan kejadian berat badan berlebih pada anak.
Langkah Bijak untuk Orang Tua
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan panduan ketat terkait pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) untuk anak usia 6-23 bulan guna meminimalisir dampak buruk UPF sebagai berikut.
- Utamakan Makanan Alami: Berikan makanan yang beragam dari sumber hewani seperti daging, ikan, atau telur, serta sayur dan buah setiap hari.
- Batasi Gula dan Garam: Hindari makanan atau minuman yang mengandung tambahan pemanis buatan dan tinggi lemak trans.
- Hindari Minuman Kemasan: Batasi konsumsi jus buah kemasan dan minuman berpemanis yang tidak memberikan nutrisi esensial bagi pertumbuhan.
- Pemberian Makan Responsif: Pastikan proses pemberian makan dilakukan secara aktif dan sesuai dengan tanda lapar atau kenyang anak.
Komentar
Berita Terkait
-
Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas
-
Makanan Prajurit AS 'Tak Layak' Saat Perang Iran, Netizen Sebut Lebih Enak MBG
-
Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran
-
49 Siswa di Cilegon Diduga Keracunan MBG, Polisi Telusuri Sisa Makanan Hingga Darah Korban
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Putus Peran Tengkulak, Kopdes Bakal Jadi Penampung Tangkapan Nelayan
-
Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
-
Proyeksi IHSG Usai Rp789 Miliar Dana Asing Kabur, Saham BUMI Disorot
-
Bocoran Mobil Baru GIIAS 2026 Ada Honda Brio Listrik Hingga SUV Legendaris Toyota
-
Eksperimen Berani Igor Tolic Berhasil, Persib ke Semifinal Piala Presiden 2026
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias