1. Kaki (Mulai dari Bawah)
Pijat selalu dimulai dari kaki karena ini bagian yang paling “aman” untuk adaptasi awal bayi.
- Usap dari paha ke arah kaki secara lembut
- Gunakan gerakan seperti “memerah susu” secara perlahan
- Hindari tekanan kuat
- Membantu bayi lebih rileks sebelum lanjut ke area lain
2. Perut (Hati-Hati & Ringan)
Area perut sangat sensitif, jadi perlu perhatian ekstra.
- Gunakan gerakan memutar searah jarum jam
- Tekanan harus sangat ringan
- Membantu mengurangi kembung
- Hindari memijat setelah bayi baru makan
3. Dada & Tangan
Setelah kaki dan perut, lanjut ke bagian atas tubuh.
- Usap dada dari tengah ke samping (seperti gerakan membuka)
- Pijat tangan dari bahu ke pergelangan dengan lembut
- Gunakan gerakan perlahan dan konsisten
4. Punggung
Posisikan bayi tengkurap dengan pengawasan penuh.
- Usap dari leher ke arah bokong secara perlahan
- Pastikan bayi tetap nyaman selama proses
- Hindari tekanan berlebih pada tulang belakang
Catatan Penting Saat Memijat Bayi
Agar pijat tetap aman dan efektif, perhatikan hal berikut:
Baca Juga: Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
- Ikuti respons bayi. Jika bayi tenang maka bisa dilanjutkan
- Bayi menangis, maka harus segera hentikan
- Durasi ideal pijat: 10–15 menit
- Tidak perlu tekanan kuat atau teknik “totok”
- Fokus pada sentuhan lembut, bukan manipulasi titik tertentu
Dengan mengikuti tahapan ini, pijat bayi tidak hanya aman tetapi juga memberikan manfaat maksimal seperti relaksasi, membantu pencernaan, hingga mempererat bonding antara orang tua dan bayi.
Manfaat Pijat Bayi yang Dilakukan dengan Benar
Jika dilakukan sesuai anjuran medis, pijat bayi justru memberikan banyak manfaat, seperti:
- Meningkatkan kualitas tidur
- Membantu relaksasi bayi
- Mendukung perkembangan sensorik
- Mempererat bonding antara orang tua dan bayi
Namun, kunci utamanya adalah: lembut, aman, dan sesuai panduan medis.
Tradisi vs Medis: Haruskah Dipertentangkan?
Indonesia memiliki banyak tradisi perawatan bayi yang sudah dilakukan turun-temurun. Namun, penting untuk memahami bahwa tidak semua praktik tradisional aman untuk bayi. Alih-alih mempertentangkan, pendekatan terbaik adalah:
- Menggabungkan nilai tradisi dengan evidence-based medicine
- Mengedepankan keamanan bayi sebagai prioritas utama
- Berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mencoba terapi alternatif
Kontroversi totok sirih di Palembang menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk lebih kritis dalam memilih metode perawatan bayi. Meski terlihat "alami" atau tradisional, tidak semua praktik aman untuk bayi.
Panduan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia menegaskan bahwa pijat bayi boleh dilakukan, tetapi harus dengan teknik yang lembut, aman, dan terstandarisasi.
Intinya, kesehatan dan keselamatan bayi harus selalu menjadi prioritas utama, bukan sekadar mengikuti tren atau praktik yang belum terbukti secara medis.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi
-
House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner
-
5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah
-
Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?
-
Parfum Aroma Gourmand Itu Seperti Apa? Ini 3 Rekomendasi Produk yang Wanginya Awet
-
Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam
-
6 Shio Paling Beruntung Pada 14 Juni 2026, Temukan Peluang Baru di Akhir Pekan Ini