- Sejumlah tanaman hias sangat cocok dipelihara oleh pemula karena perawatannya mudah.
- Jenis tanaman berikut memiliki daya tahan tinggi meski minim cahaya.
- Pemilihan tanaman yang tepat terbukti mampu meningkatkan kualitas udara serta memberikan suasana rumah yang lebih cantik.
4. Sukulen
Sering dianggap sama dengan kaktus, sukulen sebenarnya adalah kategori yang lebih luas yang mencakup tanaman berdaun tebal dan berdaging.
Bentuknya sangat variatif dan menyerupai bunga mawar (Echeveria) atau mutiara yang menjuntai (String of Pearls).
Sama seperti kaktus, sukulen sangat minim perawatan. Sukulen lebih menyukai paparan cahaya yang terang namun tidak menyengat secara langsung. Mereka sangat sensitif terhadap penyiraman berlebih (overwatering), jadi pastikan Anda tidak terlalu rajin menyiramnya agar akar tidak membusuk.
5. Aglonema (Chinese Evergreen)
Dikenal dengan sebutan "Sri Rejeki", Aglonema adalah tanaman hias daun yang sangat populer di Indonesia. Keunggulannya terletak pada variasi warna daunnya yang tidak hanya hijau, tapi juga merah, merah muda, hingga perak.
Aglonema sangat cocok bagi Anda yang memiliki ruangan dengan cahaya matahari terbatas (seperti di kamar tidur atau ruang tamu yang agak gelap).
Tanaman ini tidak membutuhkan sinar matahari yang terik. Cukup siram secara teratur 2-3 kali seminggu untuk menjaga kelembapan tanahnya.
Kecantikannya mampu memberikan sentuhan tropis yang mewah di dalam ruangan tanpa perlu usaha yang besar.
Tips Dasar Perawatan Tanaman untuk Pemula
Meskipun kelima tanaman di atas masuk dalam kategori mudah dirawat, ada beberapa hal mendasar yang perlu Anda perhatikan:
- Kenali Kebutuhan Cahaya: Letakkan tanaman sesuai dengan toleransi cahayanya. Lidah Mertua bisa di sudut gelap, namun Kaktus butuh dekat jendela.
- Jangan Terlalu Sering Menyiram: Lebih banyak tanaman hias mati karena terlalu sering disiram daripada karena kekeringan. Selalu cek kelembapan tanah dengan jari sebelum menyiram.
- Gunakan Pot yang Tepat: Pastikan pot memiliki lubang di bagian bawah agar air sisa penyiraman bisa keluar dan tidak merusak akar.
Kesimpulan
Baca Juga: 10 Tanaman Hias Pembersih Udara, Bikin Kamar Segar Tanpa Air Purifier
Memulai hobi tanaman hias tidak harus menjadi beban. Dengan memilih jenis
seperti Lidah Mertua, Sirih Gading, Kaktus, Sukulen, atau Aglonema, Anda bisa
menikmati kesegaran alami di dalam rumah dengan usaha yang minimal. Selain
memperindah ruangan, kehadiran mereka akan membuat hunian terasa lebih hidup dan
menenangkan. Selamat berkebun!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati