Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:04 WIB
Ilustrasi pekerja kantoran sedang hectic saat bekerja. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Hectic adalah kondisi sangat sibuk dan penuh aktivitas menurut kamus Britannica.
  • Perbedaan utama hectic dengan sibuk terletak pada tingkat kekacauan dan kendali.
  • Skala prioritas dan fokus pada satu tugas membantu meredam situasi hectic.

Suara.com - Hectic adalah sebuah istilah yang sering kali terdengar di tengah dinamika dunia kerja dan gaya hidup perkotaan yang serba cepat.

Fenomena ini bukan sekadar kondisi sibuk biasa, melainkan sebuah keadaan yang melibatkan intensitas aktivitas sangat tinggi dalam satu waktu.

Menurut kamus Britannica, arti kata hectic adalah very busy and filled with activity. Definisi tersebut menggambarkan situasi di mana jadwal seseorang terasa sangat padat dan dipenuhi dengan berbagai kegiatan yang menuntut perhatian segera.

Perbedaan Mendasar Antara Hectic dan Busy

Meskipun sering digunakan secara bergantian, terdapat perbedaan mendasar antara kondisi busy (sibuk) dengan hectic.

Memahami perbedaan ini sangat penting untuk membantu kita mengelola kesehatan mental dan produktivitas harian.

Kesibukan atau busy biasanya merujuk pada kondisi di mana seseorang memiliki banyak tugas, namun masih memiliki kendali atas waktu tersebut.

Dalam kondisi sibuk, seseorang umumnya tetap bisa bekerja dengan tenang karena alur kerjanya masih teratur dan terukur.

Sebaliknya, kondisi hectic memiliki konotasi yang lebih kacau, terburu-buru, dan terkadang di luar kendali.

Baca Juga: Plenger Artinya Apa? Dipakai Jerome Polin untuk Sindir Klarifikasi Roby Tremonti

Situasi ini sering kali memicu perasaan kewalahan atau overwhelmed karena banyaknya tuntutan yang datang secara bersamaan tanpa jeda yang cukup untuk bernapas.

Ilustrasi pekerja kantoran sedang hectic saat bekerja. [Gemini AI]

Mengapa Situasi Hectic Bisa Terjadi?

Bagi kalangan profesional muda berusia 25 hingga 40 tahun, situasi hectic sering kali dipicu oleh tumpang tindihnya tanggung jawab pekerjaan dan urusan personal.

Era digital yang menuntut respon cepat melalui berbagai aplikasi pesan instan juga turut andil dalam menciptakan suasana yang serba terburu-buru.

Selain faktor eksternal, manajemen waktu yang kurang efektif atau kebiasaan menunda pekerjaan bisa menjadi pemicu utama.

Ketika semua tenggat waktu menumpuk di saat yang bersamaan, frekuensi terjadinya situasi hectic akan semakin meningkat secara signifikan.

Load More