Lifestyle / Komunitas
Senin, 18 Mei 2026 | 13:40 WIB
Asia Records. (dok. ist)
Baca 10 detik
  • Asia Records memberikan apresiasi branding bagi perusahaan berprestasi di tingkat regional melalui verifikasi rekam jejak yang terukur.
  • Platform perdagangan AIMS resmi meraih penghargaan Asia Trusted Trading Platform atas konsistensinya membangun ekosistem selama sebelas tahun.
  • Pemenang penghargaan mendapatkan pengakuan berupa publikasi resmi dalam buku Asia Records yang diedarkan di seluruh negara Asia.

Suara.com - Asia Records kembali menjadi sorotan setelah lembaga pencatat rekor tingkat Asia itu menegaskan perannya sebagai platform apresiasi bagi individu maupun korporasi yang memiliki pencapaian terukur dan dapat diverifikasi di tingkat regional. Penghargaan ini tidak hanya berfungsi sebagai pengakuan, tetapi juga sebagai sarana penguatan branding agar perusahaan mampu naik kelas ke level Asia.

Sejumlah nama besar dari Indonesia sebelumnya telah tercatat dalam Asia Records, di antaranya Gojek, Wardah, serta beberapa perusahaan nasional lainnya. Di tingkat Asia, daftar penerima juga mencakup berbagai brand global seperti Nintendo dari Jepang, Din Tai Fung, VinCorp, hingga Affin Bank dari Malaysia.

“Fungsi kami adalah membangun citra merek, bagaimana sebuah brand tidak hanya dikenal di negara asalnya, tetapi juga di tingkat Asia. Ini seperti Guinness World Record, tetapi untuk skala Asia,” ujar Founder Asia Book of Records, Dato’ Kk Chua.

Ia menegaskan bahwa setiap penghargaan diberikan berdasarkan rekam jejak yang jelas. “Kriteria utamanya adalah rekor yang tidak terbantahkan di Asia. Harus measurable dan verifiable,” tambahnya.

Di tengah ekosistem penghargaan Asia Records tersebut, platform perdagangan AIMS turut mencatat pencapaian penting setelah menerima pengakuan sebagai “Asia Trusted Trading Platform”. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan AIMS selama 11 tahun dalam membangun ekosistem bisnis di 21 hingga 23 negara di Asia.

Vice President AIMS, Dr. Danny Yeong, menyebut pencapaian ini sebagai hasil konsistensi membangun bukan hanya bisnis, tetapi juga komunitas. “AIMS telah berkembang selama 11 tahun, bukan hanya sebagai platform bisnis, tetapi juga ekosistem komunitas yang terus bertumbuh,” ujarnya.

Sementara itu, Vice President Asia Records, Yang Mulia Tunku Mukhri, menilai AIMS memiliki kontribusi yang layak diapresiasi di tingkat Asia. Ia menyebut penghargaan tersebut diberikan setelah melihat rekam jejak dan dampak yang dihasilkan perusahaan di berbagai negara.

Dalam sesi wawancara, pihak Asia Records juga menjelaskan bahwa pengakuan tidak diberikan dalam bentuk hadiah uang, melainkan dalam bentuk eksposur dan branding yang lebih luas, termasuk publikasi dalam buku resmi Asia Records yang diedarkan di berbagai negara Asia.

“Ini bukan soal uang, tetapi soal branding dan pengakuan. Pemenang akan masuk dalam buku kami yang dipasarkan di seluruh Asia,” jelas Dato’ Kk Chua.

Baca Juga: Kaspersky Ungkap 234 Ribu Serangan Password Stealer Ancam Perusahaan di Indonesia

Ia menambahkan bahwa kehadiran Asia Records di berbagai negara, termasuk Indonesia, didasarkan pada prinsip melihat pencapaian yang dianggap unggul, bukan pemilihan negara tertentu.

Dengan pengakuan tersebut, AIMS menegaskan ambisinya untuk terus memperluas jangkauan global. Perusahaan ini kini beroperasi di puluhan negara dan menargetkan pertumbuhan yang lebih luas melalui inovasi dan penguatan ekosistem bisnis lintas sektor.

Load More