- Penggunaan spons basah menghasilkan tampilan makeup natural, hemat produk cair, serta memberikan hidrasi ekstra bagi kulit wajah.
- Spons kering memberikan tingkat tutupan maksimal untuk menutupi noda hitam dan cocok digunakan bersama produk kosmetik bubuk.
- Teknik pengaplikasian yang benar adalah menepuk-nepuk spons ke wajah dan menjaga kebersihan alat guna mencegah pertumbuhan bakteri.
Suara.com - Bagi para pencinta makeup, spons bedak atau yang populer dengan sebutan beauty blender adalah senjata wajib di meja rias.
Namun, sering kali muncul perdebatan soal teknik aplikasinya. Ada yang memilih menggunakan spons dalam keadaan basah dan ada yang kering.
Meskipun terlihat sepele, perbedaan kondisi spons ini bisa memberikan hasil akhir yang sangat berbeda pada wajah Anda.
Mari kita bedah kelebihan dan kekurangan masing-masing metode agar Anda tidak salah pilih!
1. Menggunakan Spons Basah (Lembap)
Ini adalah teknik yang paling direkomendasikan oleh banyak makeup artist profesional. Caranya bukan dengan menggunakan spons yang basah kuyup, melainkan merendamnya di air lalu memerasnya hingga benar-benar hanya tersisa rasa lembap.
Kelebihan:
- Hasil Akhir yang Dewy dan Natural: Spons lembap memberikan hasil yang lebih menyatu dengan kulit (seamless). Teksturnya membuat foundation tampak seperti kulit kedua.
- Hemat Produk: Saat spons sudah terisi air, pori-pori spons akan tertutup. Hal ini mencegah spons menyerap terlalu banyak cairan foundation, sehingga produk Anda tidak terbuang sia-sia.
- Blending Lebih Mudah: Permukaan yang lembap memudahkan Anda meratakan foundation tanpa harus menekan terlalu keras, meminimalisir risiko garis-garis kasar (streaks).
- Memberi Hidrasi Tambahan: Bagi pemilik kulit kering, cara ini sangat membantu agar makeup tidak terlihat cakey atau pecah-pecah.
Kekurangan:
Coverage Berkurang: Karena ada unsur air, tingkat tutupan (coverage) foundation cenderung sedikit menurun menjadi light to medium.
Baca Juga: 5 Bedak yang Mengandung Zinc Oxide, Rahasia Makeup Mulus meski Wajah Berminyak
2. Menggunakan Spons Kering
Menggunakan spons langsung dari wadahnya tanpa dibasahi terlebih dahulu mungkin terasa lebih praktis, namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
Kelebihan:
- Coverage Maksimal: Spons kering tidak mengencerkan foundation, sehingga Anda mendapatkan tingkat tutupan yang penuh (full coverage). Sangat cocok untuk menutupi noda hitam atau jerawat secara intens.
- Cocok untuk Produk Powder: Spons kering bekerja lebih baik jika Anda menggunakan foundation jenis bubuk (powder foundation) atau saat melakukan teknik baking dengan bedak tabur.
Kekurangan:
- Boros Produk: Spons kering memiliki sifat seperti "penghisap". Sebagian besar foundation cair Anda akan terserap ke dalam spons daripada menempel di wajah.
- Hasil Terlihat Lebih Tebal: Risiko hasil akhir yang tampak cakey atau "dempul" lebih tinggi karena produk menumpuk di satu area dan sulit diratakan secara halus.
- Tekstur Kasar: Spons kering cenderung lebih keras, sehingga kurang nyaman saat ditepuk-tepukkan ke wajah yang sensitif.
Mana yang Paling Bagus?
Jawabannya tergantung pada hasil akhir yang Anda inginkan dan jenis kulit Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli
-
Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV
-
Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele
-
Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia
-
Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal
-
Sering Kagok saat Ada Rintangan Mendadak? Ini 3 Teknik Dasar Berkendara Motor yang Wajib Dikuasai
-
Setelah 5 Laga Melempem, Messi Bawa Inter Miami Pesta 7 Gol
-
Hearts2Hearts dan Youth Culture yang Terus Berkembang, dari Gaya Hidup hingga Tren Makanan
-
Gurihnya Bebek Goreng Mas Budi, Kuliner Lokal Semarang yang Tumbuh Bersama Ekosistem Digital