- Mayoritas ulama membolehkan umat Islam menggabungkan niat puasa sunnah Arafah dengan kewajiban qadha puasa Ramadan pada 9 Zulhijah.
- Praktik penggabungan niat ini sah secara hukum agar seseorang dapat menunaikan kewajiban sekaligus mengharapkan keutamaan puasa Arafah.
- Niat puasa wajib harus dibaca sejak malam hari sebelum terbit fajar agar puasa qadha yang dilakukan dianggap sah.
Dalil Kewajiban Qadha Ramadan
Kewajiban mengganti puasa Ramadan terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 184:
“Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu berbuka), maka wajib menggantinya pada hari-hari yang lain.”
Ayat tersebut menjadi dasar bahwa qadha puasa Ramadan hukumnya wajib bagi orang yang meninggalkan puasa karena uzur syar’i.
Bacaan Niat Puasa Arafah Sekaligus Qadha Ramadan
Berikut bacaan niat puasa Arafah sekaligus qadha Ramadan:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ وَالْقَضَاءِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin
Nawaitu shauma ‘Arafata wal qadha’i lillaahi ta’aalaa.
Baca Juga: Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah Hari Ini, Lengkap Doa dan Amalan Penghapus Dosa
Artinya
“Saya berniat puasa Arafah sekaligus mengqadha puasa Ramadan karena Allah Ta’ala.”
Sebagian ulama juga menjelaskan bahwa niat utama cukup diarahkan untuk qadha Ramadan karena hukumnya wajib, sementara pahala puasa Arafah diharapkan mengikuti.
Niat Puasa Qadha Ramadan Saja
Jika ingin memisahkan niat, berikut bacaan niat qadha Ramadan:
Tulisan Arab
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’i fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta’aalaa.
Artinya
“Saya berniat mengganti puasa wajib Ramadan karena Allah Ta’ala.”
Waktu Membaca Niat
Karena qadha Ramadan termasuk puasa wajib, niat sebaiknya dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar. Hal ini berdasarkan hadis Nabi SAW:
“Siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.”
Karena itu, dianjurkan membaca niat sejak malam hari atau saat sahur agar puasa qadha yang dilakukan sah.
Menggabungkan puasa Arafah dengan qadha Ramadan diperbolehkan menurut banyak ulama terutama mazhab Syafii. Dengan satu kali puasa, seseorang dapat menunaikan kewajiban mengganti puasa Ramadan sekaligus berharap memperoleh keutamaan puasa Arafah.
Meski ada perbedaan pendapat mengenai kesempurnaan pahala sunnahnya, amalan tersebut tetap sah dan banyak dipraktikkan umat Islam, terutama ketika waktu menuju Iduladha sudah dekat.
Berita Terkait
-
Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah Hari Ini, Lengkap Doa dan Amalan Penghapus Dosa
-
Bolehkah Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Bolehkah Puasa Arafah Saja Tanpa Puasa Tarwiyah? Simak Penjelasan Hukum dan Keutamaannya
-
Puasa Sebelum Iduladha Berapa Hari? Panduan Lengkap Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah
-
Puasa Arafah dan Tarwiyah 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkapnya
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha