Lifestyle / Komunitas
Senin, 25 Mei 2026 | 11:52 WIB
Ilustrasi Puasa Arafah. (Freepik.com/smtglrsensia)
Baca 10 detik
  • Umat Muslim dapat melaksanakan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah tanpa harus menunaikan puasa Tarwiyah terlebih dahulu.
  • Secara hukum fikih, kedua puasa sunnah tersebut merupakan ibadah independen yang tidak memiliki ketergantungan syarat sah.
  • Pelaksanaan puasa Arafah bagi umat Islam di luar ibadah haji memiliki keutamaan menghapus dosa dua tahun.

Suara.com - Pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, puasa Tarwiyah dan puasa Arafah menjadi dua ibadah sunnah yang paling populer dilaksanakan umat muslim.

Namun, muncul sebuah pertanyaan klasik di tengah masyarakat: Apakah boleh hanya menjalankan puasa Arafah tanpa didahului puasa Tarwiyah di hari sebelumnya?

Sebelum menjawab pertanyaan inti, kita perlu memahami konteks kedua puasa ini.

1. Puasa Tarwiyah

Dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Dinamakan Tarwiyah (berarti "mengairi" atau "mempersiapkan air") karena pada zaman dahulu, jamaah haji menyiapkan pasokan air untuk dibawa menuju Padang Arafah.

2. Puasa Arafah

Dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, tepat saat jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Ini adalah puasa sunnah yang paling ditekankan (sunnah muakkad).

Bolehkah Puasa Arafah Tanpa Tarwiyah?

Jawaban singkatnya adalah boleh dan sah.

Secara hukum fikih, puasa Tarwiyah dan puasa Arafah adalah dua ibadah yang bersifat independen atau berdiri sendiri.

Baca Juga: Kapan Hari Arafah 2026? Lakukan Amalan Sunah Ini agar Dosa 2 Tahun Terhapus

Tidak ada dalil yang menyatakan bahwa syarat sah puasa Arafah adalah harus melaksanakan puasa Tarwiyah terlebih dahulu.

Jika Anda memiliki keterbatasan fisik, kesibukan pekerjaan, atau baru berniat puasa saat sudah memasuki tanggal 9 Dzulhijjah, Anda tetap mendapatkan keutamaan penuh dari puasa Arafah meskipun melewatkan puasa Tarwiyah.

Berbeda dengan puasa Tarwiyah, puasa Arafah memiliki dalil yang lebih kuat serta dikenal memiliki keutamaan besar, khususnya bagi umat muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.

Mengutip laman Baznas, keutamaan tersebut dijelaskan dalam hadis berikut:

“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Sedangkan puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim No. 1162)

Melalui hadis tersebut, jelas bahwa puasa Arafah memiliki nilai pahala yang sangat istimewa.

Load More