- Umat Muslim dapat melaksanakan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah tanpa harus menunaikan puasa Tarwiyah terlebih dahulu.
- Secara hukum fikih, kedua puasa sunnah tersebut merupakan ibadah independen yang tidak memiliki ketergantungan syarat sah.
- Pelaksanaan puasa Arafah bagi umat Islam di luar ibadah haji memiliki keutamaan menghapus dosa dua tahun.
Suara.com - Pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, puasa Tarwiyah dan puasa Arafah menjadi dua ibadah sunnah yang paling populer dilaksanakan umat muslim.
Namun, muncul sebuah pertanyaan klasik di tengah masyarakat: Apakah boleh hanya menjalankan puasa Arafah tanpa didahului puasa Tarwiyah di hari sebelumnya?
Sebelum menjawab pertanyaan inti, kita perlu memahami konteks kedua puasa ini.
1. Puasa Tarwiyah
Dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Dinamakan Tarwiyah (berarti "mengairi" atau "mempersiapkan air") karena pada zaman dahulu, jamaah haji menyiapkan pasokan air untuk dibawa menuju Padang Arafah.
2. Puasa Arafah
Dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, tepat saat jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Ini adalah puasa sunnah yang paling ditekankan (sunnah muakkad).
Bolehkah Puasa Arafah Tanpa Tarwiyah?
Jawaban singkatnya adalah boleh dan sah.
Secara hukum fikih, puasa Tarwiyah dan puasa Arafah adalah dua ibadah yang bersifat independen atau berdiri sendiri.
Baca Juga: Kapan Hari Arafah 2026? Lakukan Amalan Sunah Ini agar Dosa 2 Tahun Terhapus
Tidak ada dalil yang menyatakan bahwa syarat sah puasa Arafah adalah harus melaksanakan puasa Tarwiyah terlebih dahulu.
Jika Anda memiliki keterbatasan fisik, kesibukan pekerjaan, atau baru berniat puasa saat sudah memasuki tanggal 9 Dzulhijjah, Anda tetap mendapatkan keutamaan penuh dari puasa Arafah meskipun melewatkan puasa Tarwiyah.
Berbeda dengan puasa Tarwiyah, puasa Arafah memiliki dalil yang lebih kuat serta dikenal memiliki keutamaan besar, khususnya bagi umat muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.
Mengutip laman Baznas, keutamaan tersebut dijelaskan dalam hadis berikut:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Sedangkan puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim No. 1162)
Melalui hadis tersebut, jelas bahwa puasa Arafah memiliki nilai pahala yang sangat istimewa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
3 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Juli 2026, Siap-Siap Menyambut Hari Baik
-
6 Arti Mimpi Dipoligami Suami Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?
-
Tren Home Wellness Kian Diminati, Kualitas Air dan Udara Kini Jadi Prioritas Keluarga Modern
-
Beda Bedak Padat Wardah Colorfit dan Lightening, Mana yang Paling Sesuai Jenis Kulitmu?
-
Apakah Bedak Marina Tahan Lama? Cek Klaim Brand dan Ulasan Pengguna
-
Beda Two Way Cake dan Powder Foundation, Mana yang Lebih Bagus?
-
Bedanya Scarlett Whitening Acne Serum vs Brightly Ever After, Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?
-
Dikaitkan dengan Ritual Pesugihan, Viral Daftar Harga Layanan Ritual di Gunung Kawi
-
Masalah Rambut Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Memilih Perawatan Sesuai Kebutuhan
-
4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original