Lifestyle / Komunitas
Selasa, 26 Mei 2026 | 11:50 WIB
1 juni 2026 apakah libur (dibuat menggunakan AI)
Baca 10 detik
  • Pemerintah menetapkan tanggal 1 Juni 2026 sebagai hari libur nasional untuk memperingati Hari Lahir Pancasila bagi masyarakat Indonesia.
  • Keputusan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 yang menetapkan 1 Juni sebagai hari libur tahunan.
  • Peringatan ini merujuk pada sejarah pidato Ir. Sukarno mengenai dasar negara dalam sidang BPUPK pada 1 Juni 1945.

Suara.com - Menjelang awal Juni 2026, banyak masyarakat mulai mencari informasi mengenai apakah tanggal 1 Juni 2026 termasuk hari libur nasional atau tidak.

Pertanyaan ini kerap muncul karena tanggal tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tahun di Indonesia, yakni tanggal 1 Juni.

Bagi pekerja, pelajar, hingga pegawai perkantoran, kepastian jadwal libur nasional menjadi informasi penting untuk mengatur aktivitas dan rencana perjalanan. Tidak sedikit pula masyarakat yang memanfaatkan momen libur nasional untuk berkumpul bersama keluarga atau beristirahat di rumah.

Tanggal 1 Juni juga memiliki makna historis yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Pada hari tersebut, lahir gagasan dasar negara Pancasila yang hingga kini menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain diperingati melalui upacara dan kegiatan kebangsaan, Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Karena itu, pemerintah menetapkan tanggal ini sebagai hari besar nasional yang diperingati setiap tahun.

Lalu, apakah tanggal 1 Juni 2026 benar-benar libur nasional? Berikut penjelasan lengkap beserta sejarah lahirnya Pancasila yang perlu diketahui.

Hari Lahir Pancasila (freepik)

Apakah Tanggal 1 Juni 2026 Libur?

Tanggal 1 Juni 2026 yang jatuh pada hari Senin resmi merupakan hari libur nasional dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Penetapan tersebut mengacu pada kebijakan pemerintah yang menetapkan 1 Juni sebagai hari libur nasional setiap tahun.

Penetapan Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo. Dalam keputusan tersebut, pemerintah menetapkan dua poin utama terkait Hari Lahir Pancasila.

Pertama, pemerintah menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila. Kedua, tanggal 1 Juni resmi diberlakukan sebagai hari libur nasional di Indonesia.

Baca Juga: 1 Juni Hari Apa? Cek Status Libur Nasional Menurut SKB 3 Menteri 2026

Sebelum penetapan tersebut, pemerintah lebih dulu menetapkan 18 Agustus sebagai Hari Konstitusi melalui Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2008. Kehadiran Hari Lahir Pancasila kemudian dianggap penting untuk melengkapi sejarah ketatanegaraan Indonesia secara utuh.

Selain menjadi hari libur, peringatan Hari Lahir Pancasila juga bertujuan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Pemerintah berharap generasi muda dapat terus memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sejarah Hari Lahir Pancasila

Dikutip dari laman resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), sejarah lahirnya Pancasila bermula pada sidang pertama Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPK yang berlangsung pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Sidang tersebut dipimpin oleh dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat dengan agenda membahas dasar negara Indonesia yang akan merdeka.

Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Sukarno yang menjadi anggota BPUPK menyampaikan pidato penting mengenai dasar negara Indonesia. Dalam pidato itulah, Sukarno pertama kali memperkenalkan konsep Pancasila kepada publik.

Gagasan yang disampaikan Sukarno mendapat sambutan positif dari anggota BPUPK. Momen tersebut kemudian dikenang sebagai titik awal lahirnya Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.

Meski demikian, proses perumusan Pancasila tidak berlangsung secara instan. Setelah pidato Sukarno, konsep dasar negara tersebut kembali dibahas dan dirumuskan oleh Panitia Sembilan ke dalam Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945.

Load More